BPOM Ambon Lakukan Pengawasan Selama Ramadhan

AMBON, MG.com – BPOM di Kota Ambon lakukan intensifikasi pangan dalam rangka bulan Ramadhan.
Selain pengawasan di Kota Ambon, BPOM juga lakukan pengawasan di Maluku Tengah, Seram Bagian Barat (SBB), Buru, Tual, Seram Bagian Timur (SBT) dan Bursel.

Hasil pengawasan dari 213 sarana distributor dan retail/eceran ternyata Memenuhi Ketentuan (MK) atau tidak ada temuan pelanggaran berjumlah 127 sarana. Sedangkan Tidak Memenuhi Ketentuan (TMK) atau ditemukan pelanggaran sebanyak 86 sarana.
“Jumlah item barang 441 item dengan jumlah 13.312 kemasan/pcs.

Takjil total sampel yang diuji terhadap Bahan Berbahaya total 203 sampel di beberapa kabupaten dan kota. Hasil uji 2 item diduga mengandung bahan berbahaya dan 30 item hasil uji mikroba patogen positif dari 36 item yang diuji di laboratorium mikrobiologi,” kata Kepala BPOM Ambon, Hariani melalui rilisnya yang diterima MenaraGlobal.com, Jumat (31/05/2019).


Menurut Hariani, temuan sebagian besar karena kadaluarsa dan langsung dimusnahkan oleh pemiliknya.
Untuk hasil uji mikrobiologi TIdak Memenuhi Syarat dilakukan intervensi ulang bersama dinas kesehatan dan kader keamanan pangan desa. (*)

Tinggalkan Balasan