Pemkab Buru Gelar Musrenbang 2020

Berbagai Capaian tahun 2018 Jadi Indikator

NAMLEA, MG.com – Pemerintah Kabupaten Buru menggelar kegiatan Musrenbang 2020 bertempat di aula Kantor Bupati Buru, Sabtu (30/03/2019)

Bupati Buru, Ramly Umasugi dalam sambutannya menjelaskan pentingnya penyelenggaraan Musrenbang Kabupaten Buru.
“Musrenbang merupakan moment penting dan strategis dalam upaya membahas berbagai permasalahan dan menyepakati berbagai program kegiatan yang akan menjadi bahan penyempurnaan rancangan awal dan akhir Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2020,” kata Umasugi.

Untuk itu, Umasugi berharap pimpinan OPD, Sekretaris, Kasubag Perencanaan mengikuti acara ini dengan serius sehingga hasil yang diperoleh sesuai dengan yang diharapkan.

Menurutnya, secara garis besar kondisi makro pembangunan Kabupaten Buru yang menjadi salah satu pijakan dalam menyusun rencana pembangunan daerah kedepan.
Indikator yang digunakan antara lain, pertumbuhan ekonomi dari 5,63 persen tahun 2016 meningkat menjadi 6,01 persen pada tahun 2017. “Kabupaten Buru masuk pertumbuhan tertinggi ke-empat di Maluku,” katanya.

Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia sebesar 67 koma 61 poin tahun 2017 dan masuk peringkat ketiga tertinggi di Provinsi Maluku setelah Kota Ambon dan Kabupaten Maluku Tengah.
Pendapatan PDRB per kapita pada tahun 2017 sebesar Rp 15,23 juta.
“Terjadi penurunan tingkat pengangguran terbuka menduduki urutan pertama terendah di tahun 2017 sebesar 3,45 persen turun menjadi 2,65 persen tahun 2018,” jelasnya.
Juga terjadi penurunan persentase penduduk miskin tetap berada di peringkat ketiga terendah di Provinsi Maluku setelah Kota Ambon dan Buru Selatan dari 17,40 persen di tahun 2017 turun menjadi 17,03 persen tahun 2018.

Juga terjadi penurunan tingkat inflasi dari 5,67 persen 2016 menjadi 2,7 persen pada tahun 2017.
“Kita juga mendapatkan dua kali opini WTP hasil audit Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2016 dan 2017 Insyaallah hasil audit Tahun Anggaran 2018 kita mendapatkan opini WTP yang ketiga kalinya,” harap Umasugi.

Dari hasil Penilaian SAKIP, Kabuoaten Buru memperoleh nilai CC dan kedepan dengan peningkatan tata kelola pemerintahan sebagai prioritas pembangunan pertama dan melalui intervensi anggaran pada program kegiatan operasional, diharapkan mampu mendapatkan nilai B serta berbagai Suci Story.

Umasugi menegaskan kembali tentang pentingnya penyelenggaraan Musrenbang 2020.
“Musrembang ini merupakan bagian penting dalam rangka pembahasan RKPD Kabupaten Buru tahun 2020 yang sebelumnya telah dilaksanakan Musrenbang RKPD di kecamatan dilanjutkan dengan Forum Konsultasi Publik dan Forum Lintas Perangkat Daerah,” katanya.
Hal ini sesuai dengan Permendagri nomor 86 tahun 2017 yang menyatakan, Musrenbang dilaksanakan untuk pembahasan dalam rangka menyepakati permasalahan pembangunan prioritas, pembangunan arah kebijakan, pembangunan dan program kegiatan Pagu indikatif dan indikator serta penyelarasan antara program kegiatan pembangunan daerah dengan sasaran dan prioritas pembangunan provinsi serta klarifikasi Pro G serta kegiatan yang merupakan kewenangan kabupaten dengan program dan kegiatan desa yang diusulkan berdasarkan hasil Musrembang kecamatan.

Hadir pada Musrenbang Kabupaten Buru,
Ketua DPRD Buru, Iksan Tinggapi, Dandim 1506/Nla, Letkol Inf Syarifuddin,
Wakapolres Buru, Kompol Bachri Hehanusa,
Sekda Buru, Drs Ahamad Assagaf,
Kepala Pengadilan Agama Kabipaten Buru,
Kasi Intel Kejaksaan, Welmi Malmasia, serta pejabat eselon II lingkup Pemkab Buru serta tamu undangan lainnya.
Narasumber pada Musrenbang Kabupaten Buru berasal dari Bapeda Provinsi Maluku.
(an)

Tinggalkan Balasan