Damkar, Satpol PP dan Sat Linmas Bukan Penjaga Kota

AMBON, MG.com – Pemadam Kebakaran, Satuan Pol PP, dan Sat Linmas bukan hanya penjaga kota yang bertindak pasif, tetapi lebih dari itu, berperan aktif dalam proses pembangunan, melindungi hasil pembangunan, dan memberikan perlindungan masyarakat, dengan tujuan akhir peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Termasuk terlibat aktif sukseskan agenda nasional bangsa Indonesia,” kata Menteri Dalam Negeri, Cahyo Kumolo dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Bupati Buru, Ramly Umasugi
pada Upacara HUT Satpol PP, HUT Pemadam Kebakaran ke 100, dan HUT SATLINMAS ke 57 tahun 2019, yang digelar
di Lapangan Pemda Buru, Jln Danau Rana, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, Senin (18/03/2019).

Menurut Mendagri, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) tidak hanya dijadikan forum mengenang masa lalu.
“Lebih dari itu, dimaksudkan sebagai sarana meneruskan semangat juang, dedikasi dan pengabdian aparatur dalam melindungi masyarakat, serta kebulatan tekad untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” jelas kader PDI-P itu.

Selain itu, momentum ini juga dijadikan momen bangsa Indonesia untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa, menjunjung tinggi ideologi Pancasila menjadi sarana pemersatu bangsa, mengutamakan kepentingan bangsa dan negara serta mengutamakan kepentingan masyarakat diatas kepentingan pribadi dan golongan, dalam upaya mewujudkan ketentraman dan ketertiban umum serta perlidungan masyarakat.

“Untuk itu, saya instruksikan kepada seluruh kepala daerah dan pemangku kepentingan terkait, untuk melakukan penguatan penyelengaraan kebakaran dan penyelenggaraan ketenteraman ketertiban umum di daerah melalui langka-langka yang telah ditetapkan,” katanya.

Langkah tersebut antara lain, melakukan penguatan kepasitas kelembagaan penyelenggaraan sub urusan kebakaran dan penyelenggaraan sub urusan ketenteraman dan ketertiban umum.
Pembentukan Dinas Pemadam Kebakaran yang mandiri dan tidak bergabung dengan perangkat daerah serta penguatan Sat Pol PP dan Linmas menjadi sebuah keniscayaan seiring tugas fungsi dan tanggungjawab yang diemban. Pembentukan sebagai dinas yang mendiri berpedoman pada hasil pemetaan urusan sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Meneteri Dalam Negeri Nomor 94 Tahun 2016.

Kedua, melakukan penguatan kapasitas sumber daya aparatur. Secara kuantitas terpenuhi kebutuhan jumlah aparatur.

Hadir pada kegiatan tersebut, Dandim 1506/Nla, Sekda Buru, pejabat eselon II, Ketua Dharma Wanita Buru, Ketua Persit Kck kodim 1506/Nla, Ketua Bayangkari Polres Buru dan tamu undangan sekitar 150 org.
Bertindak selaku Inspektur Upacara Bupati Buru, Ramli I Umasugi, Perwira Upacara Hasan Ipa dan Komandan Upacara, Robo Kaklahi. (an)

Tinggalkan Balasan