Turnamen GYOC 2019 Volley Ball Dipimpin Wasit Internasional

Lewerissa : Tanggungjawab Bersama Majukan Olahraga Maluku

AMBON,MG.com – DPD Partai Gerindra Provinsi Maluku bekerjasama dengan Pengurus Daerah (Pengda) PBVI Maluku menggelar turnamen Garuda Yaksa Open Championship (GYOC) 2019 Volley Ball di Lapangan Voli Pattimura Park Ambon, 27 Februari – 16 Maret 2019.

Tidak tanggung-tanggung, wasit yang memimpin turnamen ini adalah Meily dan Meilan yang sudah memiliki jam terbang serta bersertifikasi internasional. Hal ini dikemukakan Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Maluku, Hendrik Lewerissa kepada wartawan di Lapangan Bola Voli Pattimura Park, Ambon, Jumat (15/03/2019).

“Penggunaan wasit berskala internasional bertujuan, agar putusan wasit netral, objektif dan berkualitas. Selain itu juga untuk menghindari adanya kericuhan, protes dan lainnya,” jelas Lewerissa.

Turnamen ini telah berlangsung sejak tanggal 27 Februari dan ditutup pada Sabtu (16/03/2019) dengan total bonus Rp 140 juta.
Menurut Lewerissa, turnamen ini akan dijadikan agenda tahunan, untuk itu pemerintah dihimbau membantu menyediakan sarana dan prasarana yang presentatif.
“Penyediaan sarana ini penting agar kita bersama-sama mendorong tumbuh dan berkembangnya olahraga di Maluku agar melahirkan atlit yang mampu bicara dikancah regional, nasional bahkan internasional,” harapnya. 

Dijelaskan, DPD Partai Gerindra menggagas turnamen tersebut lantaran dalam pengamatannya olahraga bola voli merupakan olahraga yang digemari atau favorit di masyarakat terutama di kalangan anak muda.

Maluku tambahnya, memiliki potensi atlit bola voli handal yang bisa dilahirkan dari kompetisi yang bergairah.
“Maluku bisa peroleh atlit bola voli hebat yang bisa diikutsertakan dalam kompetisi regional, nasional maupun internasional, jika selalu ada yurnamen atsu event yang bergairah,” katanya yakin.

Dengan pelaksanaan turnamen ini, diharapkan ada bibit baru yang bisa mengharumkan nama Maluku di kancah regional, nasional maupun internasional.

Lewerissa menjelaskan, pihaknya memutuskan untuk menggagas dan memprakarsai dilaksanakan turnamen ini lantaran disadari tanggungjawab memajukan olahraga bukan hanya ada di pundak pemerintah namun seluruh komponen masyarakat termasuk kalangan partai politik.
“Kami ingin menyampaikan.pesan kepada masyarakat bahwa pimpinan parpol bukan hanya bicara politik, tapi juga peduli terhadap olahraga, lingkungan hidup, masalah kepemudaan dan remaja, HIV/AIDS, pengangguran dan lainnya yang menjadi konsen masyarakat,” urainya. (On)

Tinggalkan Balasan