Diduga, Isteri Kadis Sosial Buru Politisasi PKH

  • Whatsapp
banner 468x60

NAMLEA, MG. com – Diduga kuat calon anggota lehislatif Kabupaten Buru, Ny. Elya Gani istrri Kepala Dinas Sosial Buru, Zubair Surnia manfaatkan program PKH untuk memenangkan dirinya di Pileg 2019 mendatang.

Dugaan ini muncul setelah Ketua Panwascam Namlea, Achmad Tukmully mendatangi kediaman Elya Gani menindaklanjuti laporan warga lantaran ada sejumlah perempuan penerima Perogram Keluarga Harapan (PKH), Minggu (03/03/2019).

Tukmully yang ditemui wartawan di Namlea membenarkan dirinya mendatangi rumah Elya Gani caleg Partai Golkar.
“Beta baru saja tegur Ibu Elya Gani dan suaminya Kadis Sosial,” jelas Tukmully.

Menurutnya, apa yang dilakukan Elya Gani caleg Partai Golkar memanfaatkan jabatan suaminya intuk tujuan politiknya tidak bisa dibenarkan.
Diakui Tukmully jika pertemuan yang terjadi di kediaman Zubair Surnia dilaporkan salah satu warga dan langaung ditindaklanjuti dengan mendatangi rumah tersebut.

Dan hasilnya, Tukmully mendapati puluhan ibu-ibu sedang duduk bersama nyonya rumah, Elya Gani yang notabene isteri Kadis Sosial Buru.

Tukmully menjelaskan jika awalnya, Elya Gani sempat berkelit dan mengatakan kalau pertemuan tersebut hanya sekedar silahturahmi biasa dan tidak semua yang hadir penerima manfaat PKH.
“Yang datang berasal dari Desa Waemiting,” kata Tukmuly mengutip keterangan Elya Gani.
Tukmully juga menjelaskan bahwa suami Elya Gani, Zubair Surnia sempat menemuinya, dan berdalih ibu-ibu penerima manfaat PKH datang menemuinya untuk mengkomunikasikan tentang beberapa hal terkait PKH terutama soal Basis Data Terpadu (BDT).

Bahkan, Zubair Surnia meyakinkan Tukmully jika dirinya meminta para ibu penerima PKH, Senin (4/3/2019), datang ke Kantor Dinas Sosial dengan membawa KTP serta KK.

“Saya ingatkan kadis dan istrinya agar tidak boleh ada pertemuan seperti ini. Apalagi bila ada indikasi mengarahkan peserta PKH untuk memilih istrinya, maka akan berhadapan dengan Panwascam. Bila ditemui ada dugaan pelanggaran, dan terbukti, bisa saja Ny.Elya Gani dicoret dari daftar caleg,” tegas Tukmuly.

Langkah Ny. Elya Gani dan suaminya yang mengumpulkan peserta PKH di rumahnya untuk kepentingan politik istrinya, sangat disesali.
“Jika mau mengkomunikasikan masalah BDT, sebaiknya di kantor dan bukan di rumah,” kata salah satu warga yang tidak mau namanya disebutkan.
Kendati disangkal oleh Zubair Surnia dan isterinya, namun sumber tersebut mendesak Panwascam menindaklanjuti masalah itu ke ranah dugaan pelanggaran Pemilu.

Tindakan Zubair Surnia yang terindikasi memanfaatkan PKH untuk kepentingan politik isterinya sudah tercium lama. Pasalnya, saat Rakor Bawaslu Sabtu, (02/03/2019) di Hotel Awista, wakil dari sejumlah parpol sempat mengkritik pedas Surnia, karena dugaan penyalahgunaan PKH di lapangan dan dijadikan komoditas politik.

Namun hal ini ditampik Zubair Surnia. Kepada wartawan Surnia mengaku belum tahu soal program penerima PKH pada 10 kecamatan termasuk di Kecamatan Namlea dan Kecamatan Liliyaly yang diarahkan Ny. Elya Gani istrinya.
“Saya tidak tahu, jika kedapatan seperti itu,
maka pendamping akan dilaporkan ke Mensos. Saya tidak punya hak memecat pendamping. Mereka akan dilaporkan tertulis, nanti kordinator regional yang bertindak,” tegas Surnia.(MG)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60