Warga Kecewa, Bupati Terkesan Berpihak ke Kadistan Bursel

NAMROLE,MG.com – Warga Namrole kecewa dengan sikap Bupati Buru Selatan, Tagop Soulissa yang terkesan melindungi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bursel, Aminudin Bugis yang diduga telah menghina almarhum Ayub Seleky, Wakil Bupati Bursel.
Kekecewaan ini disampaikan Maryam Watibo kepada wartawan di Namrole, Kamis (21/02/2019).

“Mestinya Bupati Bursel bijak menyikapi hal ini, apalagi Ayub Seleky sangat besar jasanya bagi Bursel karena turut terlibat aktif dalam proses pemekaran bahkan mendampingi Tagop Soulissa selama 2 periode hingga ajal menjemput. Ini mestinya manjadi pertimbangan Bupati untuk memberikan rasa keadilan bagi keluarga almarhum,” katanya.

Menurut Watibo, Tagop beralasan belum mengetahui dan baru mendengar laporan sepihak yakni dari Aminudin Bugis.
Bugis tidak pernah menghina almarhum Wakil Bupati, Ayub Seleky.

Sementara itu, kepada wartawan Tagop Soulissa membenarkan dirinya baru menerima laporan dari Aminudin Bugis terkait perseteruannya dengan bendahara Distan Bursel.

“Makanya saya katakan, kalau mau silahkan lanjutkan ke pihak kepolisian. Supaya ada proses hukum dan ada kepastian hukumnya,” tegas Tagop.

Namun tambahnya, agar penyelenggaraan pemerintahan tetap jalan, diangkat Plh. Dinas Pertanian dan bendahara yakni puteri almarhum Ayub Seleky juga diganti.

“Dalam rangka pemerintahan jalan to, saya suda, sementara ada Plh disitu (Dinas Pertanian). Demikian juga bendahara (Ona Seleky) di ganti, jadi konsekuensi seperti itu,” jelas Tagop sambil mengutarakan jika dia tetap netral dan tidak berpihak ke siapapun.
Terhadap tuntutan masyarakat agar Aminudin Bugis dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Pertanian, Tagop berkilah pencopotan bisa dilakukan jija masuk rana hukum.

“Tidak bisa serta-merta, apalagi hanya satu pihak saja yang laporkan itu,” ujar Tagop.

Menurut Tagop, dirinya telah berbicara dengan pihak keluarga almarhum Wakil Bupati Ayub Seleky untuk melakukan pelaporan ke kepolisian.

“Tetapi sampai sekarang belum dilaporkan berarti kebenarannya belum ada, kalau benar kejadian itu lapor polisi saja,” kata Tagop.

Tagop mengaku bahwa dirinya telah sampaikan kepada Kapolsek Namrole AKP Yamin Selayar untuk menindaklanjuti hal ini, kalau ada laporan dari pihak keluarga almarhum Ayub Seleky.

Pernyataan Tagop, diamini Kapolsek Namrole, jika keluarga Ayub Seleky belum melaporkan kasus dugaan penghinaan ini.
“Kalau laporan (pengrusakan) pengrusakan suda kami terima,” ujar Kapolsek. (Nar)

Tinggalkan Balasan