Tingkat Kelulusan CPNS Minim, Wagub Bereaksi

AMBON, MG.com – Wakil Gubernur Maluku, DR. Zeth Sahuburua bereaksi cepat setelah memperoleh informasi minimnya tingkat kelulusan CPNS di Provinsi Maluku.

Sahuburua setelah memperoleh informasi tersebut menginstruksikan seluruh pejabat daerah serta pejabat publik untuk rapat bersama di Kantor Gubernur Maluku, besok, Jumat (9/11/2018).

Hal ini diutarakan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy kepada wartawan saat meninjau proses seleksi CPNS di SMP Negeri 6 Ambon, Rabu (7/11/2018).

“Wakil Gubernur Maluku akan memimpin rapat dengan seluruh Pejabat Daerah dan Pejabat Publik untuk mengevaluasi tes CPNS ini,” jelasnya.

Rapat ini tambah Louhenapesy, sangat penting, lantaran tingkat kelulusan peserta CPNS ini menjadi masalah  nasional lebih khusus Kota Ambon dan Provinsi Maluku.

“Selama tiga hari pelaksanaan tes ini dari data yang ada, tingkat kelulusan CPNS Kota Ambon sebanyak 20 orang, Kabupaten Maluku Tengah 1 orang, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) 2 orang, Maluku Tenggara Barat (MTB) belum ada, Kabupaten Aru dan lain-lain,” ungkapnya.

Oleh karena itu, sebagai Kepala daerah di Kota Ambon, dirinya memiliki kewajiban moral untuk melaporkan kepada Gubernur Maluku yang disikapi Wakil Gubernur Maluku untuk mengundang Kepala BKD, Ketua DPRD  dan Bupati/WakiL Bupati se-Maluku untuk duduk bersama membahas masalah ini.

“Permasalahan ini telah menjadi masalah nasional yang perlu disuarakan kepada Pemerintah Pusat dari aspek kesatuan dan persatuan maupun aspek kebhinekaan.

Menurut Louhenapessy, adanya salah satu persyaratan tes yakni passing grade 298, dengan kriteria yakni 3 komponen utama yaitu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), Tes Karakter Pribadi (TKP).

“Ke tiga komponen ini harus lulus passing gradenya, karena ada yang lulus 300 tapi salah satu komponen tidak lulus maka dinyatakan gag