Hanubun : Perbedaan Keyakinan Bukan Penghalang Tapi Perekat Umat Beragama

Hanubun : Perbedaan Keyakinan Bukan Penghalang Tapi Perekat Umat Beragama

AMBON,MG.com – Keterlibatan, seluruh masyarakat  Maluku di Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Nasional I di Kota Ambon membuktikan perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang namun merupakan perekat untuk menjadikan Maluku yang lebih baik. Demikian dikemukakan Bupati Maluku Tenggara Terpilih, Muhammad Thaher Hanubun kepada wartawan di Kantor Gubernur Maluku, Selasa (30/10/2018).

Menurutnya, kesuksesan Pesparani  Katolik Nasional I di Kota Ambon Provinsi Maluku tidak terlepas dari peran serta umat agama lain dan ini menunjukan kepada  Indonesia dan masyarakat dunia bahwa  kehidupan antar umat beragama di Maluku luar biasa. “Ini tidak dapat disangkal,” tegasnya.

Hanubun mengingatkan, ketidakhadiran Presiden RI, Joko Widodo menurut Hanubun bukan sesuatu yang harus dipersoalkan lantaran kegiatan ini akan berlangsung setiap tahun.  “Kegiatan ini akan berlangsung setiap tahun, jadi ketidakhadiran Presiden RI saat ini tidak perlu dipersoalkan apalagi saat ini Indonesia sementara mengalami banyak musibah dan ini butuh koordinasi dengan semua elemen,” jelasnya.

Kepada umat Katolik di Maluku, Hanubun berpesan bahwa dengan penyelenggaraan Pesparani Katolik Nasional pertama di Maluku diharapkan agar para imam, pendeta dan pastor menyatu menjadi satu untuk membina umat sesuai dengan peranya agar menjadi lebih baik lagi.

“Karena semua ajaran mengajarkan tentang kasih untuk  itu mari sebarkan kasih itu kepada semua orang tanpa membedakan mereka,” ajak Hanubun.

Untuk diketahui, Hanubun dan pasangannya Petrus Beruatwarin  akan dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati M aluku Tenggara pada, Rabu (31/10/2018) oleh  Gubernur Maluku di lantai 7 Kantor Gubernur Maluku pukul 14.00 wit. (on)

Tinggalkan Balasan