Maluku Memilih

JP : Fase Perhitungan Suara Butuh Kejujuran

AMBON, MenaraGlobal.com-Pilkada di Maluku terpantau tertib dan aman. Demikian dikemukakan Prof. John Pieris anggota DPD RI kepada wartawan di Ambon, Rabu (27/6/2018).

Fase perhitungan suara juga telah dan sementara berlangsung. “Pada tahap ini, dibutuhkan kejujuran dan keadilan penyelenggara Pilkada, para saksi dan peran Bawaslu serta aparat keamanan. Apapun hasilnya, kita harus menerima. Jika ada sengketa,teruskan ke jalur hukum,” ingatnya.

Untuk diketahui, pasangan Murad Usmail-Barnabas Orno berdasarkan hasil survei sementara Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang menaungi Konsultan Citra Indonesia (KCI), berhasil menumbangkan petahana, Said Assagaff bersama pasangannya Andreas Rentanubun.

Masloman menjelaskan pasangan calon Murad Ismail-Barnabas Orno (Baileo) keluar sebagai pemenang dengan presentase 40.90 persen disusul pasangan Said Assagaff-Andreas Rentanubun (Santun) 31,58 persen dan Herman Koedoeboen (Hebat) 27,58 persen.

Perolehan suara tersebut dari total 91,33 persen, dengan total partisipasi pemilih sebanyak 74,36 persen.

Pasangan nomor urut 2 (Baileo) menang pada enam kabupaten diantaranya: Kabupaten Buru sebanyak 60,43 persen, Kabupaten Buru Selatan, 63,45 persen, Kepulauan Aru, 40,16 persen, Kabupaten Maluku Barat Daya  (MBD), 75, 05 persen, Kabupaten Maluku Tenggara 44, 20 persen dan Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) 52,14 persen.

Sementara Golput sebesar 26,01 persen. (on).

Tinggalkan Balasan