Penurunan Bendera Asing Diapresiasi Warga Beinusa Amalatu

AMBON, MenaraGlobal.com-Penurunan bendera negara atau kebangsaan lain yang dikibarkan sebagai bentuk dukungan terhadap tim sepak bola di Piala Dunia 2018 diapresiasi  masyarakat Negeri Tuhaha Kecamatan Saparua Timur Kabupaten Maluku Tengah.

Izaac Aipassa tokoh pemuda Beinussa Amalatu (Tuhaha) menyambut gembira kebijakan Polda Maluku ini.

“Ini kebijakan yang bagus karena selain tidak sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 41 tahun 1958 tentang Penggunaan Bendera Kebangsaan Asing, juga berpotensi terhadap stabilitas keamanan setempat,” kata Aipassa kepada MenaraGlobal.com di Ambon, Kamis (21/6/2018).

Menurutnya, terkadang anak-anak muda fanatik terhadap tim yang didukungnya sehingga  melakukan tindakan yang tidak diinginkan dan berpotensi mengganggu keamanan.

Aipassa juga meminta agar pihak kepolisian menertibkan Bendera Kebangsaan lain bukan hanya di Kota Ambon tapi juga di desa-desa termasuk di kawasan Lease.

“Memang pengibaran bendera asing di desa atau negeri-negeri  tidak sebanyak di Kota Ambon namun tidak ada salahnya jika ditertibkan  juga,” pintanya.

Aipassa juga mengapresiasi kinerja aparat kepolisian yang berhasil menjaga kondisi Kamtibmas sebelum dan sesudah perayaan Idul Fitri 1439 Hijriah.

“Kinerja aparat kepolisian patut diacungi jempol, kondisi Kamtibmas Maluku relatif aman, kondusif dan semua jalur transportasi arus balik baik darat, laut dan udara berjalan  lancar dan aman,” terangnya. (on).

 

 

 

Tinggalkan Balasan