Peserta JKN-KIS Berhak Peroleh Layanan Kesehatan Dimana Saja

AMBON, MenaraGlobal.com-Peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang mudik, jika membutuhkan pelayanan kesehatan di luar kota dapat memperoleh pelayanan kesehatan pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan walaupun peserta tidak terdaftar di FKTP setempat.

 

“Prinsip portabilitas pada Program JKN-KIS bisa dirasakan saat mudik lebaran. Sesuai dengan peraturan perundangan dan yang ditetapkan,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon Afliana Latumakulita dalam konferensi pers bertema Mudik Nyaman Bersama BPJS Kesehatan, Senin (04/06) di Ambon.

Menurut Latumakulita, Hal tersebut juga sudah menjadi bagian dari perjanjian kerjasama antara BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan (faskes) serta tidak diperkenankan menarik biaya tambahan.

Latumakulita menambahkan, kewajiban melayani peserta luar wilayah saat libur lebaran juga berlaku bagi FKTP Non Puskesmas (Klinik Pratama dan Dokter Praktek Perorangan) yang membuka praktek pelayanan kesehatan.

Jika tidak ada FKTP yang memberikan pelayanan saat libur lebaran di wilayah tersebut, atau peserta membutuhkan pelayanan di luar jam buka layanan FKTP maka peserta dapat dilayani di IGD Rumah Sakit untuk mendapatkan pelayanan medis dasar.

“Saat keadaaan gawat darurat seluruh fasilitas kesehatan baik tingkat pertama maupun lanjutan wajib memberikan pelayanan penanganan pertama kepada peserta JKN-KIS. Selama peserta JKN-KIS mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku, serta tindakan medis yang diperolehnya berdasarkan indikasi medis yang jelas berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, maka akan dijamin dan dilayani serta fasilitas kesehatan tidak diperkenankan menarik iur biaya dari peserta,” tegasnya.

Penting diketahui, kata Latumakulita lagi, pelayanan kesehatan tersebut hanya berlaku bagi peserta JKN-KIS dengan status kepesertaan aktif.

“Karena itu, peserta harus memastikan telah membayar iuran dan disiplin membayar iuran agar status kepesertaannya selalu aktif,” tambahnya.

Untuk diketahui, peserta JKN-KIS akan menikmati libur lebaran tahun 2018, tanpa rasa cemas.

Sebab peserta JKN-KIS berhak atas jaminan pelayanan kesehatan selama hari libur Idul Fitri terhitung sejak H-8 sampai H+8.

Tentunya sesuai prosedur yang disepakati dengan fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. (on)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan