Bupati SBB Diminta Sikapi Laporan Warga Niniari

PIRU, MenaraGlobal. Com-Bupati Seram Bagian Barat Moh Yasin Payapo diminta untuk sikapi laporan warga Desa Niniari Kecamatan Seram Barat Kabupaten Seraam Bagiaan Barat (SBB) soal dugaan penyalagunaan Dana Desa ( DD ) dan Alokasi Dana Desa ( ADD) oleh Pejabat Desa Niniari, Hesty Wamesse.

Masyarakat menduga terjadi penyalahgunaan dan penyelewengan DD dan ADD serta penggunaan dana tersebut tidak transparan.

Kepada MenaraGlobal.Com, Sabtu (21 /4/2018), salah satu warga Desa Niniari, Ateng menjelaskan jika laporan terpaksa dilayangkaan lantaran pegawai BKD SBB tersebut diduga menyalahgunakan pengelolaan DD dan ADD Desa Niniari serta penggunaan yaang tidak transparan dan tak tepat sasaran.

“Selaku warga desa kaamai tidak merasa manfaat dari DD daan ADD tersebut, tidak ada program pemberdayaan maasyaraakaat yang kamai rasakan,” kata Ateng.

Ditambahkan, program pemberdayaan masyarakat anggaraannya diduga dikelola Wamese, antara lain, Pengembangan Kelompok Tani, Pengembangan Kelompok Nelayan, Pengembangan Kelompok Pertukangan, dan lain lain.

“Sedangkan program bidang pelaksanaan pembangunan desa yakni Pembangunan Pagar Desa serta kegiatan tak terduga berupa Penanggulangan Bencana,” tuturnya.

Anggaran yang dialokasikan berdasarkan program tidak terlihat pelaksanaannya, tidak ada realiasi kegiatan tersebut.

“Lalu kemana anggaran tersebut diperuntukan,” tanyanya.

Untuk itu, Bupati SBB diminta menindaklanjuti laporan masyarakat sebagai bentuk kepeduliannya.

Bukan hanya itu, Wamese bahkan selalu menebarkan ancaman pemecatan terhadap pegawai kontrak dilingkup Pemkab SBB.

“Apakah ini kewenangan pejabat Desa Niniari untuk lakukan pemecatan terhadap pegawai kontrak dilingkungan pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat,” tandasnya. (FS)

 

Tinggalkan Balasan