Teluk Ambon Darurat Sampah

AMBON, MenaraGlobal COM- Menumpuknya sampah di Teluk Ambon telah masuk kategori memprihatinkan.

Padahal Teluk Ambon merupakan salah satu teluk dengan pemandangan terindah di dunia. Akibat menumpuknya sampah di Teluk Ambon menyebabkan salah satu kapal pesiar luar negeri yakni MALTA yang menyinggahi Kota Ambon beberapa waktu lalu melarang penumpang kapal pesiar tersebut berenang di kawasan Teluk Ambon.

“Dengan adanya larangan ini sangat tidak menguntungkan Maluku khususnya Kota Ambon yang saat ini sedang getol-getolnya dipromosikan sebagai daerah tujuan wisata ,” kata Kepala Badan Penanggulangan Dampak Lingkungan Provinsi Maluku, Ir. Vera Tomasoa, MT saat sosialisasi bahaya merkuri dan sianida di kantor Bapedal Maluku kawasan Waihaong Kota Ambon, Maluku, Selasa (20/3/2018).

Menurutnya, kebersihan lingkungan bukan hanya tugas pemerintah tapi menjadi tanggungjawab masyarakat . “Menjaga lingkungan harus dimulai dari diri sendiri kemudian menularkannya kepada keluarga dan lingkungan, ” terangnya.

Sementara itu, peneliti asal Universitas Pattimura , DR. Justinus Malle menegaskan akibat menumpuknya sampah terutama plastik di Teluk Ambon maka banyak biota laut yang hengkang dari kawasan itu.

“Tingginya sampah di Teluk Ambon menyebabkan ikan dan biota laut lainnya mulai meninggalkan laut sekitar ,” kata Malle.

Untuk itu tambahnya harus ada kesadaran masyarakat dengan merubah perilaku.

“Kebijakan apapun yang dilakukan pemerintah tidak akan berhasil jika tidak didukung masyarakatnya, ” tegas Malle prihatin.

Untuk itu Malle berharap masyarakt yang tinggal di pesisir dan bsntaran sungai tidak membuang sampah di laut atau di sungai. “Masyarakat harus mengubah perilaku, mencintai lingkungan dimulai dari diri sendiri, ” tegasnya. (DW).

 

Tinggalkan Balasan