FK Kedokteran Unpatti Gelar Pengambilan Dan Sumpah 30 Dokter Baru

  • Whatsapp
banner 468x60

Ambon,MG.com-Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura melaksanakan acara Pengambilan Sumpah dan Pelantikan ke-30 Dokter Baru Lulusan ke-28 Periode April 2023, Kamis (27/04/23) yang berlangsung di lantai 3 Auditorium Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura.

Ke-30 Dokter Baru yang dilantik masing-masing :

1. dr. Dany Iswan Sopalatu, S.Ked
2. dr. Dian Petricia Sekeronej, S.Ked
3. dr. Mohammad Athallarif, S.Ked
4. dr. Marisca Cintia Sihasale, S.Ked
5. dr. Dewi Rizky Gayatri Hehanussa, S.Ked
6. dr. Noviyanter Siahaya, S.Ked
7. dr. Sri Utami Ningsih S. Arif, S.Ked
8. dr. Fadila Tri Starlia, S.Ked
9. dr. Abdur Rahman Assagaf, S.Ked
10. dr. Taufik Zuneldi, S.Ked
11. dr. Augie Desvie Klausya Kadun, S.Ked
12. dr. Auliyah Septiani, S.Ked
13. dr. Maxwell Landri Vers Malakauseya, S.Ked
14. dr. Grace Debora Angkotamony, S.Ked
15. dr. Giovano Amahoru, S.Ked
16. dr. Thesia Eflien Pelupessy, S.Ked
17. dr. Jennifer Anastasya Jelika Maitimu, S.Ked
18. dr. Muhammad Fitrah Loilatu, S.Ked
19. dr. Astina, S.Ked
20. dr. Jennifer Vivian Kiriwenno, S.Ked
21. dr. Victoria Inri Imania Wattimena, S.Ked
22. dr. Siti Nurmega Aihena, S.Ked
23. dr. Zulqarnain Eka Saputra Linggar, S.Ked
24. dr. Ayu Febriyanti Abbas, S.Ked
25. dr. Inayah Dwi Pratiwi Ruray, S.Ked
26. dr. Zamharirah Tamzil, S.Ked
27. dr. Anisa Syahrani Tuakia, S.Ked
28. dr. Elizabeth Tetelepta, S.Ked
29. dr. Kadek Surya Karma, S.Ked
30. dr. Sam Syahrony, S.Ked

Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura, drg. Christiana R. Titaley, MIPH., Ph.D dalam laporannya mengatakan, ke-30 Dokter Baru ini telah menjalani tahap Pre-Klinik dan profesi dokter selama kurang lebih enam tahun. Tahapan Pre-Klinik telah berlangsung di berbagai Rumah Sakit dan Puskesmas di wilayah Provinsi Maluku, yaitu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. M. Haulussy Ambon, Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Ambon, Rumah Sakit TNI AL dr. FX. Soehardjo Ambon, Rumah Sakit Tk.II Prof. dr. J. A. Latumeten Ambon, Rumah Sakit Bhayangkara Ambon, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Izaac Umarella Kabupaten Maluku Tengah, Rumah Sakit Al Fatah Ambon, Rumah Sakit Sumber Hidup – GPM, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Ambon, Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, BASARNAS, Klinik Dokter Keluarga serta beberapa puskesmas di wilayah pelayanan Dinas Kesehatan Kota Ambon.

“Untuk Rumah Sakit dan Rumah Sakit Pendidikan di luar Ambon, para dokter baru ini telah menempuh kepaniteraan klinik di RSP Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin – Makassar dan RSUD dr. Soetomo – Surabaya. Setelah menyelesaikan kepaniteraan klinik, mereka telah mengikat ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) yang dilakukan secara nasional, sebagai exit exam dalam menentukan kelulusan dan kompetensi mereka untuk memperoleh gelar Dokter”, ujar drg. Christiana Titaley.

Lanjut dikatakan, tingkat kelulusan yang maksimal telah dicapai oleh para dokter baru ini, yaitu sebesar 100% untuk para first takers. Dengan demikian, rata-rata kelulusan first takers sejak kelulusan pertama Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura di Tahun 2015 adalah sebesar 82%.

“Ini adalah angka persentase kelulusan yang baik, khususnya di kawasan Indonesia Timur. Sebagai catatan, para dokter baru ini memulai periode awal kepaniteraan klinik di awal dan tengah pandemic Covid-19 yang sedang memuncak. Hingga saat ini jumlah dokter yang diluluskan dari Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura telah bertambah menjadi 380 dokter”, ujarnya

Dikatakan juga, terdapat lulusan yang telah melanjutkan pendidikan ke tingkat spesialis, magister, bekerja menjadi PNS, dokter polisi maupun dokter kontrak di berbagai lokasi di Provinsi Maluku, namun ada juga yang telah menjadi staf pendidik di Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura.

Mewakili lulusan, dr. Maxwell Landri Vers Malakauseya, S.Ked dalam sambutannya mengatakan, hari ini akan menjadi hari bersejarah dalam kehidupan kami, karena telah mengambil sumpah dan dilantik menjadi dokter baru. Pada Tahun 2020, para dokter baru ini sebagian besar telah lulus dalam masa pre-klinik dan masuk tahapan klinik yang menjadi syarat untuk menjadi seorang KOAS atau DOKTER MUDA, dimana Tahun 2020 merupakan tahun tatanan kehidupan semua orang berubah drastis akibat Pandemi Coved-19.

“Saat masuk dalam dunia DOKTER MUDA, kami diperkenalkan dengan wajah kesehatan yang lebih nyata. Pengalaman tak terlupakan saat harus visite pasien saat pagi, mendengar curahan hati pasien, keluh kesah keluarga, sembari dimarahi konsulen ketika salah menulis laporan, dan semuanya menjadi warna tersendiri dalam pendidkkan KOAS”, ujarnya.

Ia menambahkan, para dokter baru ini kedepannya akan menghadapi dunia kesehatan yang sangat menantang. Setiap tahun jumlah dokter terus bertambah, namun penyebaran tingkat pelayanan kesehatan di tengah masyarakat dan distribusi dokter ke daerah pelosok masing berkurang. Disamping itu, pada era saat ini, kita harus mampu menggunakan teknologi dengan sebaiknya agar dapat memberikan edukasi yang komprehensif guna mencerdaskan masyarakat.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura, Dr. dr. Bertha J. Que, Sp.S, M.Kes dalam sambutannya mengatakan kelulusan dokter baru saat ini merupakan suatu kebanggaan bagi para orangtua/wali tetapi juga kebahagiaan kita semua. Kelulusan dokter baru ini juga telah memberikan hasil lulusan nasional 100% untuk disi sendiri dan institusi perguruan tinggi Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura.

“Saya sangat bersyukur dan mengucapkan terimakasih kepada Rektor Universitas Pattimura atas dukungannya kepada ke-30 dokter baru sehingga mereka dapat menyelesaikan pendidikan. Juga kepada Pemerintah Provinsi Maluku yang telah memberikan dukungan kepada Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura berupa fasilitas Rumah Sakit dan Puskesmas jejaring yang ada di Maluku untuk menunjang seluruh kegiatan mahasiswa kedokteran Unpatti”, ujar dekan.

Lanjut dikatakan bahwa hadirnya Fakultas Kedokteran di Maluku tentunya untuk menjawab seluruh permasalahan kesehatan dan juga pelayanan kesehatan di pelosok negeri dapat terpenuhi. Dekan berharap bahwa dengan bertambahnya ke-30 dokter baru ini maka rumah sakit dan puskesmas yang ada di seluruh pelosok negeri dapat terisi supaya kedepannya pelayanan kesehatan di tengah masyarakat dapat berjalan dengan baik.

“Saya sangat bangga karena ke-30 dokter baru ini telah berhasil menyelesaikan pendidikannya dengan tingkat kelulusan yang maksimal telah dicapai 100%. Itu berarti Fakultas Kedokteran telah mengangkat nama Universitas Pattimura di tingkat nasional”, ujar Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. M. J. Saptenno, S.H, M.Hum menyampaikan sambutannya.

Lanjut dikatakan bahwa, menjadi seorang dokter tentunya memiliki pengetahuan yang sangat penting. Hal ini juga tentunya harus diseimbangi dengan perilaku serta kemampuan komunikasi yang baik sehingga pelayanan yang dilakukan kepada masyarakat pun dapat berjalan dengan baik.

Ditambahkannya pula bahwa, Provinsi Maluku dikenal dengan provinsi yang memiliki banyak pulau. Hal ini tentunya sangat menarik karena salah satu Fakultas Kedokteran di Indonesia yang berorientasi ke laut dan pulau hanya ada di Universitas Pattimura. Selain itu Fakultas Kedokteran UNPATTI juga dikenal dengan TELEMEDICINE atau layanan kesehatan berbasis teknologi yang berfungsi untuk para pengguna dapat berkonsultasi dengan para dokter tanpa bertatap muka atau secara jarak jauh.

Rektor berharap agar para lulusan dapat terus mengabdi dengan ketulusan hati di pelosok negeri sehingga dapat terciptanya layanan kesehatan yang berkualitas di tengah masyarakat.

Sementara itu, sambutan Gubernur Maluku yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Maluku,

Ir. Sadlie Ie, M.Si mengatakan Sumber Daya Manusia khususnya di Bidang Kesehatan saat ini dipandang sebagai komponen kunci untuk menggerakan pembangunan kesehatan yang bertujuan meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang guna mewujudkan derajat kesehatan yang optimal. Selain itu, karakteristik wilayah Maluku yang bercirikan kepulauan dengan tingkat kesulitan yang cukup tinggi serta aksesibilitas antar wilayah yang sangat terbatas menjadi tantangan bagi para dokter baru dalam mengabdikan dirinya di wilayah Provinsi Maluku. Semoga menjadi spirit baru dalam tugas dan tanggungjawab yang diemban dengan baik, dimanapun kalian ditempatkan.

“Saya yakin dan percaya bahwa dengan tekad dan semangat sebagai anak daerah, saudara-saudari akan betah dalam melaksanakan pengabdian”, imbuhnya.

Lanjut dikatakan, hari ini menjadi bukti bagi kita semua dimana Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura telah mencetak/melahirkan dokter-dokter muda berkualitas. Untuk itu, atas nama Pemerintah Provinsi Maluku memberikan apresiasi yang tinggi kepada Rektor dan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura serta jajarannya atas keberhasilan yang telah diraih.

Beliau berharap kepada para dokter muda agar terus meningkatkan kemampuan dan kompetensi keilmuwan secara berkesinambungan, mengingat saat ini perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi kedokteran terus berkembang dengan pesat.

Kegiatan ini diikuti oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Unpatti, Para Wakil Dekan Fakultas Kedokteran Unpatti, Ketua Ikatan Dokter Indonesia Wilayah Maluku, para Rohaniawan dan tamu undangan lainnya ( FAL )

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60