Kapolda Maluku Bersama Forkopimda Kota Ambon Tinjau Pasar Mardika

  • Whatsapp
banner 468x60

Ambon,MG.com- Kapolda Maluku Irjen Pol.Lotharia Latif bersama forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) melakukan penijauan pada pasar mardika untuk melihat aktifitas para pedagang, angkutan umum pada terminal A1 dan A2 proses pembangunan pasar mardika

“Dalam kegiatan penijauan Kapolda Maluku Irjen Pol.Lotharia Latif didamping Petinggi Polda Maluku,Penjabat Walikota Ambon Bodewin Wattimena,Kapolresta Ambon Kombes (Pol) Raja Arthur Simamora,ketua Kota Ambon Elly Toisutta

“Diminta untuk melihat persoalan secara mikro dan yang menjadi salah satu konsen pasar Mardika untuk membantu pemerintah baik Pemprov maupun Pemkot.

“Salah satunya di pasar Mardika yang secara luar biasa disinilah tempat perkumpulan semua masyarakat,Dan semua aktivitas kehidupan dan perekonomian sehingga kita dari kepolisian konsen untuk membantu Pemkot dan Pemprov untuk terciptanya suasana yang aman dan nyaman di disini,”ujar Kapolda Maluku kepada awak media,jumat ( 17/02/23).

Disinilah tempat peredaran perekonomian khusunya di kota Ambon dan dampaknya di Maluku, sehingga kemarin itu, keluhan masyarakat salah satunya kabtimnas sehingga kita melakukan langka-langka untuk penindakan khususnya, terhadap masalah-masalah kriminilitas baik itu copet dan jambret, satu Minggu ini sudah ada beberapa orang yang kita sudah tangkap termasuk orang-orang yang ada kaitannya, tidak boleh ada lagi penjambret di tempat masyarakat mencari hidupnya, jangan ada lagi copet di daerah kita sendiri, dan kita punya konsen untuk membantu pak walikota serta pak gubernur untuk melakukan penataan,jelasnya

Oleh karena itu,progresnya cukup baik pada pembangunan pasar yang sementara dibangun oleh pemerintah, dalam waktu dekat kita akan mendirikan pos pengamanan terpadu TNI/POlri, Babinsa dan babinkabtimnas untuk memberikan rasa ketenangan dan kenyamanan masyarakat disini. Ditanya terkait apakah pos ini secara permanena? Yah sementara kita melihat personalnya pos sementara sambil kita lihat karena sementara dilakukan penataan, yang jelas pos terpadu dulu. Karena itu tanggung jawab kita bersama bukan hanya tanggung jawab kepolisian,”ungkapnya

Dirinya berharap, ini bukan merupakan komunitas perpaduan dan di pola dengan baik, jangan sampai ada hal yang kita tidak inginkan.
Dan tidak ada yang merasa jagoan, preman itu tidak ada, ini tempat masyarakat kecil mencari makan,”tandasnya

“Diwaktu yang sama Penjabat Walikota Ambon, Pemerintah Kota Ambon tidak mampu menyelesaikan persoalan sendiri, kita butuh dukungan, suport, kerja dan kolaborasi, sinergitas dengan seluruh elemen termasuk polri/TNI teristimewa dalam hal, keamanan dan ketertiban pasar ini kalau tidak aman dan tertib, dia akan menganggu aktivitas pegadang yang ada disini,”jelasnya

“Oleh karena itu, Pemkot berterima kasih kepada Kapolresta dan seluruh jajaran atas kepedulian untuk melihat persoalan sebagai persoalan dan tanggung jawab bersama untuk menata kota ini. Jadi apa yang disampaikan Kapolda untuk membasmi pencopet, maling itu sudah menjadi kerinduan kita, karena kami juga terbatas soal itu, dalam rangka memfasilitasi segala hal dalam rangka tugas kepolisian atas rasa nyaman dan kepedulian kepada seluruh masyarakat.

Ini mestinya kita tata nanti pasar yang baru sudah selesai, distribusi pedagang ke dalam pasar tersebut. Tentu dengan kordinasi Pemprov dan pihak kepolisian,”pungkasnya ( Fal )

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60