Maluku,MG.com – Tidak hadir dalam rapat untuk membahas permasalah yang tejadi pada Rs haulussy maka dewan perwakilan rakyat daerah ( DPRD ) Provinsi Maluku akan penggil paksa direktur RS haulussy
Hal itu disampaikan wakil komisi IV Rovik Akbar Arifudin kepada awak media ruang rapat komisi IV Kamis ( 06/10/22).
“Direktur Rs haulussy sudah dua kali tidak hadiri rapat saat kita panggil,Untuk itu kita tunda rapat ini sampai besok jam empat kita membicarakan persoalan terkait hak-hak tenanga kesehatan pada RSUD Haulussy, serta banyak masalah lainnya.
Menurutnya,Direktur Haulussy beralasan sementara menguji PIM III. Dia ikut PIM II dan sekarang menguji PIM III. Makanya saya juga bingung pihak RSUD datang kesini untuk apa sebab katanya ingin merubah manajemen RSUD Haulussy, kalau begitu fokus kesitu dan tidak usah ikut PIM-PIM,”tegasnya
“Jadi sebenarnya yang mau diperbaiki manajemen Haulussy atau karir birokrasi beliau,”ujarnya
Mekanisme kita jelas. Kalau besok tidak rapat lagi maka kita akan surati Polda atau Polres sesuai dengan tata tertib DPRD, kita bisa panggil paksa.
Terkait dengan pembahasan hak-hak nakes. Jangan sampai orang di garis terdepan kerja setengah mati tapi apa yang didapat tidak seimbang.
Saya kira Direktur RSUD Haulussy ini sebaiknya diganti, kalau menurut saya pribadi anggota DPRD Provinsi Maluku Dapil Kota Ambon dari PPP,”ungkapnya
Menurut saya sudah selayaknya diganti. Cari yang mau lah ngurusin RSUD. Ada banyak kok kader-kader kita di RSUD itu. Buat apa ambil yang dari luar kalau dari dalam ada Rs haulussy banyak yang bagus dan layak menjadi Direktur,”tandasnya (Fal )










