PIRU, MG.com – Puluhan rumah warga di Kamal Kecamatan Kairatu Barat Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) terendam air akibat hujan deras selama sehari semalam, Senin (11/07/2022) Curah hujan yang terus mengguyur Bumi Saka Nese Nusa mengakibatkan sungai meluap dan masuk rumah warga, terutama di kawasan Kampung Kolam Desa Kamal.
Akibat terendam air terus menerus warga Desa Kamal kompleks Kampung Kolam mengada aksi protes dengan cara memblokir jln Trans Seram, di depan Gereja GIKI
Pemlokiran berlangsung sekitar 45 menit, hingga Kapolsek Kairatu Barat, Iipda Henrik Nikijuluw dan lima pesonil segera membuat kesepakatan barulah jalan dibuka kembali.
Menurut Kaposek, air masuk pemukiman warga melalui drainase, dan merendam rumah warga setinggi lutut orang dewasa.
Kepanikan warga di wilayah ini bisa dimaklumi lantaran kawasan ini sering kali mengalami banjir hebat.
“Saya berharap Pemerinta Kabupaten Seram Bagian Barat khususya Dinas Pekerjan Umum dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melihat hal ini, masyarakat Kampung Kolam sangat tidak berharap bantuan pangan berupa beras 3 kg dan 3 mie instan itu, yang masyarakat inginkan bagaimana peran pemerintah memperbaiki drainase yang sangat buruk ini menjadi lebih baik
hingga air tidak masuk ke pemukiman warga,” kata Nikijuluw.
Sementara itu, Pj. Desa Kamal Ny. Alberthina Noya meminta Pemkab SBB melalui Dinas PU dan BPBD melihat permasalahan ini.
“Harapan masyarakat Kamal khusus yang tinggal di Kampung Kolam adalah jangan setiap kali kejadian baru pemerinta datang untuk aktion dan pergi,” katanya tajam . Tim)










