PIRU, MG.com – Hujan yang turun deras menyebabkan jalan dan jembatan di Desa Nuruwe Kecamatan Kairatu Barat (SBB) terputus, Kamis (31/03/2022).
Sebelumnya pukul 00.30 wit, jalan Trans Seram putus lantaran hujan lebat yang me gakibatkan banjir pada ruas jalan tersebut lantaran meluapnya air di Sungai Kelewenang akibat jebolnya gorong-gorong.
Padahal, biasanya sungai tersebut tidak dialiri air sehingga warga menyebutnya sebagai Kali Mati.
Selain itu, akses jalan masuk Desa Nuruwe juga tertutup disebabkan putusnya jembatan yang bissnya menjadi penghubung di ruas jalan itu.
Namun walau demikian, tidak ada rumah warga yang tergenang air. Hujan redah pada pukul 09.30 wit dan air mulai surut.
Kepala Desa Nurwe, Simon mengambil tindakan cepat dengan menghubungi BPJN Maluku untuk lakukan perbaikan agar jalan Trans Seram agar akses jalan Trans Seram untuk sementara dapat dilintasi kenderaan.
Tak berselang lama, BPJN unit SBB lakukan penimbunan jalan Trans Seram arah Piru/Kairatu, serta dilakukan normalisasi aliran air dan sebagian badan jalan.
Namun, penimpunan tersebut dinilai tudak efektif lantaran dikuatirkan jika terjadi hujan lebat maka dipastikan rimbunan tersebut tidak mampu menahan air. Jika hal itu terjadi maka dipastikan air akan menerjang masuk rumah warga.
“Timbunan ini hanya akan menyebabkan kondisi makin runyam jika hujan deras turun karena dipastikan timbunan jebol dan air dipastikan masuk rumah warga,” kata Allan Ruspanah warga Nuruwe. (Cos)









