AMBON, MG.com – Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Ambon, Yusuf Wally menyampaikan, dalam melakukan transformasi Digital dan Kolaborasi, perlu dilakukan perubahan yang fundamental untuk mengadopsi teknologi dan data digital.
Hal tersebut disampaikan Wally kepada media ini, usai mengikuti acara pembukaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Maluku, pada Minggu (13/02/2022).
“Saat ini perlu perubahan dalam pola pikir, kebiasaan, dan kultur. Perubahan yang fundamental dalam mengadopsi teknologi dan data digital ini dilakukan untuk mentransform layanan, cara kerja, menganalisis serta memperjuangkan aspirasi, sehingga nantinya tidak bias antara aspirasi dari elite atau dari masyarakat,” ungkap Wally.
Wakil rakyat yang satu ini juga menginginkan agar aplikasi transformasi dan kolaborasi di kota Ambon dapat dijalankan pada semua lini, baik secara internal, struktur dan kader, maupun secara eksternal potensi yang dapat berkolaborasi.
“Agar PKS hadir di masyarakat sebagai pelayan rakyat, kita bisa membuat PKS menjadi benchmarking yang dapat di lihat masyarakat menjadi partai yang terbuka bagi seluruh anak bangsa, sehingga partai ini dapat diterima secara sama untuk rakyat, serta rakyat dapat merasakan sentuhan langsung dari PKS,” katanya.
Dijelaskan Wally, dengan cara-cara digitalisasi tersebut, cara kerja lama juga bisa dipakai dengan mengutamakan interaksi, kolaborasi, dan tanggap terhadap perubahan.
Selain itu, dengan sikap yang terbuka maka iklim politik, berpolitik, serta masuk dan aktif di partai politik juga akan menyenangkan bagi masyarakat luar.
“Yang pasti PKS ingin mengedepankan politik kolaborasi dan pelayanan sebagai jalan perjuangan. Semangat kolaborasi tidak mempengaruhi sikap tegas dan jelas PKS sebagai partai yang konsisten” tegasnya.
Untuk langkah menuju kemenangan pada pemilu yang akan dilaksanakan tahun 2024 nanti, Aleg dua periode ini mengaku bahwa PKS ingin konsolidasi menyambut hari penting tersebut.
“Jadi, PKS Kota Ambon juga telah menargetkan masing-masing dapil mendapatkan kursi, yakni 4 kursi. Saat ini PKS memiliki 2 kursi. Kursi yang ada di dapil 2 (Batu Merah, Hative Kecil, Pandan kasturi dan Galala), serta dapil 4 (Kec.Baguala dan Teluk Ambon). Sedangkan dapil 1 (Sirimau dan Leitimur Selatan) menjadi PR besar untuk target kursi kedepan,” bebernya.
Wally menandaskan, perencanaan program yang menyentuh langsung masyarakat akan menjadi ujung tombak untuk program kerja yang dapat menjadi kedekatan PKS dengan masyarakat.
“Dengan adanya acara rakerwil ini diharapkan konsolidasi di tubuh PKS semakin kuat dan solid. Serta pasca rakerwil ini akan dilakukan rakerda, sehingga diharapkan kami bisa menyusun strategi-strategi baru untuk mencapai target pemenangan yang sudah ditentukan yakni sesuai tagline PKS transformasi dan kolaborasi,” tutup Wally. (Vatal)









