Peringati HUT ke 76, 656 Pucuk Senjata Rakitan Dimusnakan

  • Whatsapp
banner 468x60

AMBON, MG.com – Peringatan HUT TNI ke 76, Kodam XVI/Pattimura memusnahkan 656 pucuk senjata rakitan, yang terdiri dari 459 senjata rakitan laras panjang dan 197 senjata rakitan laras pendek.

Ratusan barang illegal tersebut diserahkan secara sukarela oleh masyarakat dalam kurun waktu 2 tahun terakhir.

Pemusnahan senjata rakitan dilakukan secara simbolis oleh Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Bambang Ismawan, Gubernur Maluku Irjen Pol (Purn) Murad Ismail, Kapolda Maluku Irjen Pol Refdi Andri serta Ketua DPRD Provinsi Maluku Lucky Wattimury di Lapangan Makodam, Selasa (05/10/2021), bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun TNI Ke-76.

Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Bambang Ismawan mengungkapkan, kegiatan pemusnahan senjata api rakitan dilakukan bertepatan dengan HUT TNI Ke-76 menunjukan adanya kepercayaan masyarakat kepada TNI melalui penyeraham ratusan senjata rakitan secara sukarela untuk dimusnahkan.

Diharapkan dengan penyerahan dan pemusnahan senpi rakitan, mampu meminimalisir tindak kejahatan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya di wilayah kerja Kodam XVI Pattimura.
“Pemusnahan ini berkat kerjasama semuanya, khusunya masyarakat yang telah percaya dan dengan sukarela menyerahkan senpi ini kepada TNI,” ujar Pangdam Pattimura.

Pangdam pun menghimbau masyarakat yang masih memiliki atau menyimpan senjata api rakitan baik sejenisnya, agar segera menyerahkan kepada TNI-Polri, bahkan Pangdam menjamin masyarakat tidak akan diproses secara hukum jika diserahkan secara sukarela.

Kesempatan yang sama, Gubernur Maluku Murad Ismail menyampaikan jika ia mendukung penuh upaya TNI-Polri, dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pemusnahan ratusan senpi yang diserahkan secara sukarela oleh masyarakat.

Sementara itu Kapolda Maluku, Irjen Pol. Reffi Andri mengatakan, pemusnahan ratusan senjata rakitan pada HUT TNI Ke-76 menunjukan meningkatnya kesadaran masyarakat serta proaktifnya aparat keamanan di wilayah kerja Kodam Pattimura.
“Karena komunikasi terjalin baik, sehingga dengan sendiri masyarakat menyerahkan barang yang tidak berhak dimiliki, disimpan apalagi digunakan,” jelasnya.

Kapolda menghimbau bagi masyarakat yang masih menyimpan senjata rakitan agar segera diserahkan, karena jika kedapatan akan diberikan sanksi tegas yakni 10 tahun penjara sesuai UU NO 12 Tahun 1951. (D2)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60