Akses Jalan Tak Di Perhatikan, Warga Lorong Putri Minta Sentuhan Pemerintah

  • Whatsapp
banner 468x60

 

Ambon, MG.com -Infrastruktur jalan merupakan salah satu program perioritas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di seluruh Indonesia.

Tetapi di Kota Ambon masih ada Daerah Daerah yang belum tersentuh dan masih membutuhkan infrastruktur jalan, salah satunya di Lorong Putri RT 005/RW 019 desa Batumerah Kec. Sirimau, yang kurang lebih 10 tahun tidak ada perhatian dan kepedulian dari Pemerintah Daerah baik Pemerintah Provinsi Maluku maupun Pemerintah Kota Ambon,

Mewakili seluruh warga setempat, Kordinator Humas, Hasan Pelu mengaku, warga merasa di marjinalkan dan di anak tirikan.

Pasalnya, sampai hari ini tidak ada perhatian dan kepedulian sedikitpun terkait dengan akses jalan dilingkungan di lingkungan tersebut. Bahkan sejauh ini warga Lorong Putri sudah merasa jenuh dengan kerusakan akses jalan di dalam lingkungannya.

“Sudah beberapa kali kami menyurati Pemerintah Daerah, Provinsi Maluku dan Kota Ambon, bahkan sudah ada tim yang mendatangi lingkungan kami berulang kali untuk mengukur dan mendokumentasi tetapi sampai hari ini tidak direalisasikan, sebenarnya ada apa,” ungkap Hasan kepada wartawan di Ambon, Senin (27/09/2021).

Dijelaskannya, warga kota Ambon punya hak yg sama dalam pemerataan pembangunan akses jalan, dan menurut pengamatan kami Pemerintah Daerah hanya memperioritaskan akses jalan di lingkungan lingkungan yang lain.

“Sebenarnya ada pendekatan apa, atau di lingkungan lain punya orang besar/ada pejabat, atau juga ada keluarga pejabat sehingga di perioritas dan dilingkungan kami hanya janji semata tanpa ada realisasi dan bukti yang jelas,” pungkasnya.

Sementara itu, Kordinator pemuda, Mohidin Salamun, mengatakan bahwa sejauh ini warga sudah di bodohi dengan janji manis yang di berikan oleh Pemerintah Daerah, dan para Anggota Legeslatif mereka hanya datang merauf suara di saat pemilu, dan hanya mengobral janji palsu, alias pembodohan terhadap warga Lorong Putri RT 005/RW 019.

“Kami warga sudah bersepakat dalam waktu dekat kami akan memboikot akses jalan menuju Stain karna kami merasa di marjinalkan dan di anak tirikan oleh Pemerintah Daerah dan Anggota Legeslatif,” katanya.

“Dengan kerusakan akses jalan dilingkungan kami kurang lebih 10 Tahun banyak terjadi kecelakaan, warga di saat mengendarai kendaraan roda 2 dan Roda 4 dan juga pejalan kaki yg mengalami kecelakaan hampir tiap hari,” imbuhnya.

Untuk itu, atas nama warga Lorong Putri dirinya meneegaskan kepada Pemerintah Daerah dan Anggota Legestalif agar kiranya secepat mengatasi persoalan ini, karena ini merupakan tugas dan tanggung jawab kalian semua.

“Pemerintah Daerah dan Anggota Legestalif agar kiranya secepat mengatasi persoalan ini, karena ini merupakan tugas dan tanggung jawab kalian semua,” tutupnya. (Eln)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60