Pedagang Tunggu Realisasi Janji Wali Kota

  • Whatsapp
banner 468x60

AMBON, MG.com – Pedagang Pasar Mardika Ambon bertekad tidak akan meninggalkan tempatnya berjualan jika Walikorta Ambon belum merealisasi janjinya untuk mencari lokasi strategis namun bukan di Pasar Transit Passo.

Muhaimin, salah satu pedagang mengaku, tetap berjualan seperti biasa dan tidak akan meninggalkan Pasar Mardika, jika Walikota Ambon, Richard Louhenapessy belum merealisasikan permintaan mereka untuk mendapatkan lokasi strategis menggantikan lokasi di Pasar Transit Passo.

Menurutnya, pedagang mendukung pemerintah merevitalisasi pasar menjadi lebih layak. Namun, pemerintah diharapkan memikirkan lokasi yang lebih baik, mengingat pasar Transit Passo sangat jauh, membutuhkan ongkos yang besar dan sepi pembeli.

“Kita masih tunggu janji Walikota, yang katanya akan mencari lokasi di pusat kota untuk menampung para pedagang sementara waktu, hingga revitalisasi selesai. Kami sangat mendukung program ini, hanya cari tempat yang layak bagi kami. Kami tidak mau pindah ke Passo,” tegas Muhaimin.
Bahkan Muhaimin mengancam akan menggelar jualan di badan jalan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan Pemerintah Kiota Ambon.

Sebelumnya, Walikota Ambon Richard Louhenapessy memastikan pembongkaran pasar Mardika tetap dilaksanakan dan prioritas pertama adalah gedung putih. Menurutnya, untuk mendapatkan sesuatu yang bagus, harus berkorban secara bersama, bukan hanya pemerintah tetapi juga masyarakat, karena setelah pembangunan rampung, pasar Mardika akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di Kota Ambon.

Untuk diketahui, Pemerintah kota Ambon kembali memberikan surat pemberitahuan kepada para pedagang untuk segera melakukan relokasi mandiri ke pasar yang telah disediakan Pemkot Ambon karena akan dilakukan pembongkaran untuk kepentingan revitalisasi Pasar Mardika.

Surat pemberitahuan yang ditandatangani Asisten Pemerintahan Sekot Ambon, Elkyopas Silooy, menerangkan bahwa batas waktu relokasi mandiri sesuai pemberitahuan III yaitu tanggal 03 Juni 2021.

Namun mengingat kondisi cuaca dan masalah teknis yang berdampak pada terganggunya proses relokasi, maka batas waktu relokasi mandiri diperpanjang hingga, Selasa (22/06).

Para pedagang yang masih menempati kios, los, dan lapak-lapak yang berada di gedung Pasar Mardika dan sekitarnya diharapkan kerjasama untuk segera melakukan relokasi mandiri.
Dan ini, merupakan pemberitahuan ke empat namun ternyata akitifitas pedagang tetap berjalan normal dan belum ada tanda-tanda pedagang akan meninggalkan lokasi Mardika menuju lapak relokasi yang disediakan Pemkot Ambon. (FAL)

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60