Kebutuhan Listrik Belum Merata, TPPI Tual Temui Komisi II

  • Whatsapp
banner 468x60

AMBON, MG.com – Tim Percepatan Pembangunan Infrastruktur (TPPI) Kota Tual menemui Komisi II DPRD Maluku membicarakan persoalan listrik di Pulau Tayando dan Kur, Senin (31/05/2021)

Pertemuan ini selain dihadiri TPPI juga dihadiri managemen PT PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara.

Kepada wartawan di Sekretariat DPRD Maluku, Ketua Komisi II DPRD Maluku, Saudah Tethool menjelaskan kedatangan TPPI Kota Tual untuk menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan listrik di beberapa wilayah di Kota Tual.

“Mereka datang menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan listrik terutama di Tayando, Yamtel, Taam dan Kur. Mereka meminta pihak PLN atau Pemda lakukan pengadaan mesin genset,” kata Tethool.

Rapat ini lanjut Tethool, dimaksudkan mendorong kedua pulau tersebut memperoleh mesin pembangkit listrik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan penerangan listrik.

“Namun terbentur dengan regulasi. Karena regulasi mengakibatkan pekerjaan terhenti ditengah jalan. Jaringannya sudah terbangun, tapi karena regulasi dibuat Pempus menghendaki agar tidak menggunakan solar namun kembali ke energi terbarukan maka itu terhenti,” Srikandi Partai Gerindra ini.

Dengan adanya kebijakan tersebut lanjut Saudah membuktikan Pempus tidak mengetahui kondisi kebutuhan listrik di daerah.

Menurutnya, Presiden pernah berjanji pada tahun 2020 Indonesia terang benderang. Namun sayangnya, kenyataannya ada beberapa wilayah di Maluku yang tak kunjung menikmati aliran listrik.

“Makanya, diminta ada dispensasi untuk daerah kepulauan ini, sehingga PLN bisa pengadaan genset untuk mesin pembangkit bagi daerah kepulauan ini,” katanya.(Elin)

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60