Mahasiswa Lakukan Perlawanan Saat Terjaring Operasi Yustisi di Kota Ambon

  • Whatsapp
banner 468x60

AMBON, MG.com – Seorang ,mahasiswa salah satu perguruan tinggi ternama di Kota Ambon, Maluku, ngamuk saat terjaring Operasi Yustisi ditindak tidak mengunakan masker dan diarahakan untuk melakukan dirapid ditempat yang disediakan Tim satgas kota Ambon

Dirinya dengan tegas, menolak melakukan rapid test ditempat. Saling adu argumen antara pemuda tersebut dengan para petugas satgas covid-19,yang begitu panas

Bacaan Lainnya

banner 300250

Setelah proses perlawanan dan adu argumen, serta tindakan yang sedikit kasar dilakukan Satpol PP, maka pemuda tersebut akhirnya luluh dan mau dirapid test dan menunggu hasil.

Beruntungnya, hasil yang keluar non reaktif, sehingga pemuda tersebut diijinkan oleh petugas untuk melanjutkan aktifitasnya kembali.

Kordinator Bidang Fasilitas pekerjaan satgas covid-19 Kota Ambon, Benny Selanno mengatakan, setelah perlawanan akhirnya pemuda tersebut mau dirapidtest,
“Yang bersangkutan kemudian melawan dengan berbagai dalih bahkan sempat dia kelabuhi petugas bahwa dia cari kesempatan dan lari. Itu kan tidak boleh, harusnya proaktif. Akhirnya dirapid dan terbukti dia tu sehat baru hasil yang non reaktif,” akui Selanno . Kepada wartawan di balai Kota Ambon, Senin (01/02).

Dirinya menjelaskan, melalui hal tersebut harusnya masyarakat sadar bahwa apa yang dilakukan pihaknya satagas covid 19 semata untuk tetap menjaga warga Kota Ambon agar tidak terpapar. Sekaligus menunjukkan tidak ada sikap tebang pilih,jelasnya
“Kita bukan melakukam untuk mencari untuk kesalahan masyarakat dari kegiatan yang didasari undang-undang yang penegakan protokol kesehatan ini penting,”cetusnya

Sehingga dirinya meminta kepada warga masyarakat Kota Ambon unthk tetap menjalankan protokol kesehatan selama berada diluar rumah dan tetap menerapkan 4M yakni, Menjaga jarak, mencuci tangan, memakai masker dan menghu dari kerumunan. (Fal)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60