AMBON, MG.com – Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) lakukan vaksinasi Covid-19 tahap I, Rabu (27/01/2021).
Sasaran pelayanan publik, FORKOPIMDA dan Tenaga Kesahatan (NAKES) di SBB, bertempat di RUSD Piru Desa Ety Kecamatan Seram Barat Kabupaten Seram Bagian Barat.
Hadir pada Vaksinasi I Covid -19, antara lain, Bupati SBB Drs. M. Yasin Payapo,
Dandim 1502/Masohi Letkol Inf Nunung Wahyu Nugroho, Kapolres SBB AKBP Bayu Tarida Butar Butar, Ketua DPRD SBB Abdul Rasid Lisaholit, Ketua Pengadilan dataran Honipopu Johanis. D. Mallo, Kepala Kejaksaan Sugih Karvallo, Sekda SBB, M.Tuharea, Kepala Dinas Kesehatan Kab. SBB dr. YohanesTapang, Direktur RSUD Piru dr. Johan Selano, Pabung Kodim 1502/masohi Mayor Inf D.Mado, Ketua FKUB SBB, M Atamimi, Klasis Seram Barat Pdt. Halliwela, Keuskupan SBB, Ketua MUI Ketua MUI SBB, Haji Samwil Nurlete, dan perserta vaksinasi Covid-19 SBB.
Ketua Harian Satgas Covid-19, Mansyur Tuharea yang juga Sekda SBB menjelaskan, Vaksinasi Covid -19 dilakukan dengan tubuh yang sehat dan tidak memiliki penyakit bawaan
“Vaksin Covid – 19 Kabupaten SBB telah tiba pada hari Senin, 25 Januari 2021 dan saat ini ditempatkan pada tempat penyimpanan (chool chind) yang berada di Kantor Dinas Kesehatan SBB,” katanya.
Bupati SBB, Yassin Payapo dalam arahannya saat pencanangan mengatakan, berdasarkan Peraturan Peraturan Presiden Nomor 99 tahun 2020 tentang pengadaan vaksin dan pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemi COVID-19.
“Vaksinasi Covid -19 jangan diragukan halal untuk digunakan di seluruh Indonesia, dan para Frokopimda SBB, saya minta sebagai pionir dan pendukung vaksinasi covid -19,” kata Payapo.
Dikatakan, yang akan divaksin pertama adalah FORKOPIMDA Kabupaten SBB dan Nakes RSUD Piru.
Pada pencanangan vaksinasi, Bupati SBB, Yassin Payapo tidak divaksin lantaran usia telah melebihi 60 tahun.
Namun Payapo berharap tokoh agama dan tokoh masyarakat memberikan pencerahan kepada seluruh masyarakat bahwa vaksinasi halal digunakan.
“Mari kita lawan hoax dan kita lawan karena tidak mungkin kita menyengsarakan masyarakatnya,” katanya.
Pelaksananaanya menggunakan empat tahap pemeriksaan ada empat meja yakni meja pertama pendaftaran, meja dua screening, meja tiga penyuntikan dan meja empat ada pencatatan.
Sementara itu, Kapolres SBB pada kesempatan tersebut menyampaikan testimoni.
Dalam testimoninya, menegaskan, jika vaksin yang diterima aman dan halal karena sdh dilakukan uji oleh pihak MUI dan BPBD
“Kami siap mendukung dan melakukan pengaman vaksinasi Covid -19 di SBB mengawal sampai selesai,” katanya.
Testimoni Dandim 1502/Masohi yakni siap mendukung vaksin Covid -19 di SBB “Kita satukan kekutan untuk meraih sukses dan TNI siap mendukung mengawal vaksin covid -19 sampai selesai,” tandasnya..
Testimoni Ketua Klasis yang menegaskan pihak gereja telah menghimbau warga gereja dan masyrakat bahwa vaksin covid -19 halal.
“Apa yang kita takutkan selama ini dengan mendengar di medsos tidak benar, kami tokoh agama siap mensosialisasi kepada masyarakat dan mendukung vaksinasi Covid -19 di wilayah Seram Bagian Barat,” katanya. (Kos)









