AMBON, MG.com – Pemerintah Kota Ambon kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi jilid XIII di Kota Ambon. PSBB Jilid XII tersebut mulai diberlakukan, Senin (11/01/2021).
Demikian disampaikan Walikota Ambon Richard Louhenapessy kepada wartawan di Balai Kota Ambon, (11/01/2021).
Dikatakan, PSBB akan terus diberlakukan selama Kota Ambin masih zona orange.
“Selama Kota Ambon masih berada pada zonasi orange dan tidak ada perubahan signifikan, maka PSBB transisi akan terus berlanjut hingga 14 hari ke depan,” tegasnya.
Tetapi langkah tersebut akan disesuaikan jika keadaan membaik.
“Jika kita sudah zona kuning maka akan dievaluasi lagi,” ulangnya. PSBB tetap diperpanjang 14 hari kedepan.
PSBB Transisi XIII diberlakukan peraturan yang sama dengan PSBB sebelumnya yakni jam operasional berlaku untuk kuliner malam berakhir pukul 23:00 WIT, gerai moderen dan supermarket pukul 21:00 WIT dan penerapan protokol kesehatan yakni 4M.
Selain itu, tambah mantan Ketua DPRD Maluku ini, Satgas Covid-19 Kota Ambon, akan lebih perketat pengawasan pada lokasi atau kegiatan yang berpotensi timbulnya klaster baru, misalnya fasilitas umum, serta pesta mall.
“Untuk acara duka, kita pertimbangkan betul. Karena itu sedapat mungkin diharapkan seluruh orang yang melayat harus memakai masker,” terangnya.
Walikota menegaskan, terlepas dari semua kebijakan dan batasan oleh pemerintah, masyarakat wajib melakukan disiplin 4M yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan menjauhi kerumunan. “Itu kunci utama memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19,” katanya.
Sementara itu, juru bicara Satgas Covid-19 Kota Ambon Joy Adriaansz menambahkan, Ambon masih berada pada zona orange dengan total skor mencapai 2.07.
Sehingga PSBB transisi berlanjut ke jilid XIII dengan tetap melakukan operasi yustisi pagi dan malam hari serta rapid tes ditempat.
Pelaksanaan operasi yustisi kata Adriaansz dilaksanakan untuk mengedukasi masyarakat, terkait penerapan protokol kesehatan yang sangat penting agar terhindar dari bahaya penyebaran Covid-19.
“Operasi yustisi menunjukkan hasil yang cukup baik. Selain kebijakan Rapid antibodi bagi pelaku perjalanan masuk Ambon terus diberlakukan,” jelasnya.
Andriaansz berharap masyarakat bisa membantu pemerintah dengan cara menerapkan 4M setiap saat. (Fal)









