PIRU, MG.com – Kepala Kantor Badan Keamanan Laut (Bakamla) Zona Maritim Timur, Laks. Pertama, Arief Sumartono bersama rombongan di Dusun Pulau Manipa Dusun Labuang Timur Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).
Kedatangan Arief Sumartono dan rombongan dalam rangka penyerahan Bantuan Sosial berupa pembagian sembako , Sabtu (14/11/2020) bertempat di Balai Dusun Pulau Manipa dan Dusun Labuhan Timur, Kabupaten SBB.
Kedatangan Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Timur bersama rombongan disambut Kepala Dusun Labuang Timur Yusup Sangaji beserta masyarakat.
Saat bertemu masyarakat, Kepala Kantor Bakamla Zona Timur, Laks. Pertama Bakamla, Arief Sumartono, dalam sambutannya memperkenalkan Bakamla RI selaku lembaga non Kementerian berada dibawa tanggungjawab Presiden RI.
“Bakamla memang relatif baru karena bakamla diresmikan tahun 2014 walaupun cikal bakal Bakamla sejak tahun 1972. Ini perlu kami sampaikan khususnya kepada tetapi adek-adek kita sebagai penerus agar bisa memilih salah satu tempat pengabdian yaitu di Bakamla,” katanya.
Sumartono menjelaskan jika Bakamla Zona Maritim Timur berkedudukan di Kota Ambon Jln Ina tuni No. 1 Karang Panjang Kecamatan Sirimau.
Bakamla RI Zona Maritim Timur punya tiga kapal.
“Saat ini hadir disini Kapal Negara (KN) Ular Laut 405 yang dikomandani Letkol. Bakamlah Umar Dani dan dua kapal lainnya yaitu KN Pulau Dana 303 dan KN Kuda Laut 403,” jelasnya.
Tugas Bakamla patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia atau wilayah yuridiksi Indonesia.
“Jadi kita patroli sampai 200 mil dan ini harus rekan-rekan nelayan ketahui, jika sampai jauh batas perairan ini Bakamla punya kewenangan,” katanya tegas.
Sumartono juga menjelaskan, tentang pandemi covid-19 saat ini yang melanda dunia, termasuk Indonesia dan khususnya Maluku.
“Tujuan kami kesini dalam rangka berbagi dengan masyarakat, walaupun hanya sedikit dan tidak berarti apap-apa. Oleh karena itu saya mohon maaf , apalagi ini juga inisiatif salah satu personil KN Ular Laut 405 yakni pak Darno Bugis jadi ini adalah bentuk rasa kepedulian kami. Saya mewakili Bakamla mengucapkan terima kasih juga kepada saudara-saudara kita di Ambon yang memberikan bantuan yaitu dari Bank Mandiri, Bank BNI dan Panin Bank,” katanya.
Sementara otu, Komandan KN Ular Laut 405, Letkol Bakamla Umar Dani mengingatkan masyarakat Labuhan Timur atau daerah terpencil lainnya yang masyarakatnya hidup sebagai nelayan.
“Bakamla RI adalah sahabat nelayan, sehingga jika di laut ada kapal putih milik Bakamla silahkan disapa, jangan takut,” katanya.
Umar Dani juga menyampaikan kondisi laut saat ini tidak menentu terutama cuaca. Untuk itu kata Umar Dani, masyarakat nelayan harus menyiapkan perlengkapan diri, anak buah kapal, serta memperhatikan kapal, ABK dan muatan.
“Jika tiga hal ini kita siapkan, maka kita akan terhindar dari cuaca buruk karena melaut itu pengenya kembali karna ditunggu istri dan anak jangan sampai kita pulang tinggal nama,” katanya mengingatkan.
Umar Dani juga menjelaskan jika kapal nelayan memiliki GT kecil harus mengecek kondisi bangunan kapal, kemudian ruangan bawa kapal, kemudian cek kondisi mesin kapal agar terhindar dari kemacetan atau mogok dan kemudian cek jumlah penumpang atau ABK.
“Banyak ditemukan kita dilaut tidak pada kualifikasinya yang pertama pada alat keselamatan, kita akan bagikan kepada para nelayan,” katanya.
Umar juga meminta agar nelayan mendownload aplikasi BMKG Maritim. Karena pada aplikasi tersebut ada info cuaca, angin dan arus.
“Saat ini telah ada teknologi yang bisa dimanfaatkan, apabilah terjadi kecelakaan jangan sungkan-sungkan untuk menghubungi instansi terdekat yaitu Basarnas dan Bakamla di nomor 0213911111 agar cepat kita bisa membantu,” terangnya.
Sedangkan Kepala Dusun Labuang Timur, Yusup Sangaji dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas motivasi yang disampaikan.
“Satu kebangaan bagi kami terutama masyarakat Dusun Labuang Timur atas kunjungan ini, karena ini merupakan kepedulian Bakamla Zona Maritim Timur juga Bank BNI, Panin Bank dan Bank Mandiri,” katanya.
Setelah itu dilaksanakan penyerahan bantuan beruoa sembako dan life jacket secara simbolois. (Kos)









