Gentle, RR Mundur

  • Whatsapp
banner 468x60

AMBON, MenaraGlobal.com-Kemunduran Richard Rahakbauw (RR) dari jabatannya sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku menunjukan sikap gentle politikus sejati.

Kemunduran dari jabatannya merupakan konsekuensi RR atas kekalahan pasangan Said Assagaff dan Andreas Rentanubun (SANTUN) yang diusung Partai Golkar di Kota Ambon, pada Pilkada Maluku, 27 Juni lalu.

Surat kemunduran RR telah dimasukan ke DPD Partai Golkar Maluku sejak tanggal 28 Juni 2018.

“Pilkada Maluku sudah selesai, tinggal tahapan di KPU. Tapi, hampir dipastikan pasangan Murad Ismail-Barnabas Orno (BAILEO) yang terpilih memimpin Maluku lima tahun kedepan. Karenanya sesuai janji dan komitmen, saya nyatakan mundur dari jabatan selaku Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku,” tandas RR kepada awak media di ruang fraksi Golkar DPRD Maluku, Rabu (4/7/2018) malam.

Saat ini kata RR, dirinya menunggu DPD Partai Golkar proses dan menindaklanjuti surst pengunduran dirinya agar secepatnya ada pergantian pimpinan DPRD, guna melaksanakan tugas pimpinan DPRD guna memperlancar tugas dan tanggungjawab sebagai anggota DPRD.

“Saya berterima kasih kepada kader di 11 kabupaten dan kota, yang telah bekerja keras memenangkan pasangan SANTUN tetapi hasilnya berbeda juga para relawan telah berjuang. Seluruh kader pasti kecewa, tapi yakin dan percaya itu bukan akhir segalanya. Jangan berkecil hati,” tegasnya.

RR menegaskan, kata mundur tidak sulit. Karena jabatan hanya titipan dan anugerah dari Tuhan untuk dijalankan sementara waktu, guna melihat kepentingan rakyat yang telah memilih dan mempercayakannya. Sehingga dipahami bahwa secara moral, harus dipertanggungjawaban. Meskipun kekalahan di kota Ambon menjadi tanggungjawab bersama dan harus tetap bersatu.

“Inikan proses politik, jadi tergantung partai. Saya serahkan sepenuhnya kepada partai, terima pengunduran diri saya atau tidak. Karena mekanisme dan saya juga telah bersiap-siap tinggalkan rumah dinas,” terangnya.

RR berpesan agar kekalahan SANTUN di Kota Ambon, tidak perlu saling menyalahkan atau  mengkambing hitamkan, namun menyatukan hati, bulatkan tekad dalam kebersamaan, fokus pada Pileg dan Pilpred 2019.

“Kita harus berjiwa besar menerima kekalahan, tetapi juga berbicara dan perbuatan harus sama. Jangan katakan lain, bikin lain. Saya bukan tipe itu dan selaku senior harus menjadi contoh untuk kader partai dan politisi lainnya,” tegas RR. (on)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60