Ambon,MG.com – Bank Indonesia bersama TNI Angkatan Laut terus memperluas jangkauan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) hingga ke wilayah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Terluar).
Kepala Grup Pengelolaan Uang Rupiah BI Maluku, Hari Widodo, menjelaskan bahwa sejak 2012 hingga 2024, sinergi BI dan TNI AL telah melaksanakan 132 kali ekspedisi dengan menjangkau 655 pulau.
“Alhamdulillah, BI telah bersinergi dengan TNI Angkatan Laut dari tahun 2012 hingga saat ini. Kami mengapresiasi dan berterima kasih atas dukungan TNI AL yang luar biasa, sehingga ekspedisi rupiah berdaulat ini dapat terlaksana di seluruh wilayah NKRI,” tegas Widodo.
Ia menyebut, hingga tahun 2024 BI telah mengedarkan kurang lebih Rp169,4 miliar. Sementara untuk tahun 2025, dari ERB pertama hingga ke-16, jumlahnya mencapai Rp136 miliar yang menjangkau 81 pulau.
“Kali ini di Provinsi Maluku, BI akan melaksanakan mulai 24–30 September 2025 yang merupakan ekspedisi rupiah berdaulat ke-16. Kita akan mengunjungi lima pulau terluar menggunakan KRI Gulamah 869 dengan membawa modal kerja sekitar Rp5 miliar,” terang Widodo.
Selain pendistribusian uang, BI juga menggelar kegiatan sosial, edukasi cinta bangga paham rupiah, serta program open ship bagi pelajar.
Widodo menambahkan, kerja sama BI dan TNI AL bahkan mendapat pengakuan internasional. “Sinergi ini memperoleh penghargaan terbaik dunia dalam kategori challenging initiative pada Central Banking Award ke-11 tahun 2024,” ujarnya.
“Untuk itu, sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada TNI AL dan Pemerintah Provinsi Maluku yang senantiasa mendukung program-program kerja Bank Indonesia. Semoga ekspedisi rupiah berdaulat ini memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat Maluku,” pungkas Widodo.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekda Maluku Sadali Ie, Kepala BI Maluku Mohammad Latif, Komandan Lantamal X Ambon, Sekkot Ambon, serta Wakil Ketua DPRD Maluku, John Johanes Lewerissa. ()










