Ambon,MG.com- Ketua TP – PKK Kota Ambon Lisa Wattimena membuka secara resmi kegiatan sosialisasi pencegahan kekerasan yang berlangsung pada SMP negeri 4 Ambon,Jumat ( 08/08/25).
Dunia pendidikan di Kota Ambon saat ini menghadapi berbagai tantangan, salah satunya adalah kekerasan yang dapat terjadi dalam bentuk fisik, verbal, maupun psikis. Kekerasan ini dapat merusak pengembangan mental dan fisik anak sebagai penerus bangsa”tuturnya Wattimena
Kasus kekerasan terhadap anak di Kota Ambon semakin meningkat, dengan dominasi kasus kekerasan seksual dan fisik. Oleh karena itu, Tim Penggerak PKK Kota Ambon berupaya menjadi motor penggerak bagi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Ambon*ungkapnya
Dalam rangka mewujudkan generasi penerus bangsa Kota Ambon yang cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing, Pemerintah Kota Ambon dan Tim Penggerak PKK Kota Ambon menyelenggarakan sosialisasi pencegahan kekerasan. “Sekolah harus memberikan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak,” kata Ketua Tim Penggerak PKK Kota Ambon”jelasnya
Pemerintah Kota Ambon memiliki program 7 kebiasaan anak Indonesia hebat yang harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari anak. Program ini bertujuan untuk membentuk karakter anak yang positif dan mencegah kekerasan. “Apabila anak melakukan tujuh kebiasaan ini, maka saya yakin anak-anak di Kota Ambon akan mendapatkan kehidupan yang lebih berkualitas,” kata Ketua Tim Penggerak PKK Kota Ambon.
Pemerintah Kota Ambon dan Tim Penggerak PKK Kota Ambon berkomitmen untuk terus mendukung program pendidikan yang sehat dan nyaman bagi anak-anak. Masyarakat juga diharapkan untuk ikut aktif dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak dan bebas dari kekerasan dan bullying. “Marilah kita bekerja sama mencegah dan menangani kekerasan di sekolah,”pungkasnya ( ai )










