Ambon,MG.com – Berlangsung ruang rapat vip pemda bandara internasional pattimura Ambon
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto memimpin rapat kordinasi penanganan gempa kabupaten kepulauan tanimbar ( KKT ) dan maluku barat daya ( MBD ).
“Dari pantaun media ini turut hadir dalam rapat kordinasi ( Rakor) Drs. Barnabas N Orno (Wakil Gubernur Maluku), Mayjen TNI Ruruh Aris Setyawibawa (Pangdam XVI/Pattimura),Irjen Pol. Drs. Lotharia Latif, S.H.,M.Hum. (Kapolda Maluku),Asep Abdurachman (Kasdam XVI/Pattimura), Ir. Ismail Usemahu (Kalak Bpbd Prov Maluku), Brigjen TNI Maulana Ridwan, S.H., M.H. (Danrem 151/Binaiya), Daniel Indey (PJ. Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar),Bapak Djati Cipto Kuncoro (Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Ambon) beserta jajaran
Kolonel Inf. Hasandi Lubis, S.I.P., M.M. (Aster Kasdam Pattimura) Kolonel Inf. Herlambang ,Bayu Kusumah, S.E. (Asintel Kasdam Pattimura),Kombes Pol. Asep Saepudin, S.I.K (Karo Ops Polda Maluku), Kombes Pol. Mohamad Rum Ohoirat (Kabid Humas Polda Maluku), Dr. Meykal Pontoh (Asisten I Setda Maluku Bidang Perekonomian & Pembangunan)
“Kami dari badan nasional penaggulangan bencana ( BNPB ) pusat, atas perintah langsung bapak Joko Widodo, begitu gempa di Maluku khususnya di Tanimbar dan Maluku Barat Daya ini kita langsung datang kesini untuk melihat secara langsung dampak terjadinya gempa pada tanggal ( 10/01/23).
“Untuk itu,tentu saja kehadirian pemerintah pusat hadir disini dalam rangka memberikan bantuan tapi kami memberikan bantuan dalam tanggap darurat baik dari Pemerintah Provinsi Maluku maupun Tanimbar dan Maluku Barat Daya yang terdampak juga sudah menetapkan status tanggap darurat sehingga kami datang memberikan bantuan tanggap darurat berupa logistik yang harus bisa bermanfaat kepada masyarakat terdampak gempa
“Dengan pendekatan bahwa seluruh masyarakat yang terdampak gempa yang rumahnya rusak yang ada luka-luka ringan ini kalau sementara tinggal di pengungsian ini bisa terjamin logistik dasarnya.
“Kemudian juga kita yakinkan bahwa nanti rumah-rumah yang rusak, infrastruktur baik di Kabupaten Kepulauan Tanimbar maupun di Maluku Barat Daya ini akan diperbaiki oleh Pemerintah sama seperti daerah lain yang baru saja terjadi yaitu gempa besar di Cianjur, itu rumah warga rusak berat oleh pemerintah pusat dibantu senilai Rp 60 juta, untuk rusak sedang Rp 30 juta dan untuk yang rusak ringan Rp 15 juta. Sama diberlakukan di Maluku.
“Sementara kami menuju Saumlaki, Tanimbar, untuk penjelasan Bupati tadi rusak berat 33 rumah kemudian yang rusak ringan dan sedang ratusan rumah,Infrastruktur juga seperti kantor bupati, sekolah, ada gereja semua akan diperbaiki,”Pungkasnya ( Fal )










