Maluku,MG.com- Tim pengendalian inflasi daerah mengelar operasi pasar bahan pangan pokok pada lima pasar di Kota Ambon Yaitu pasar mardika,pasar batu merah,pasar wayame, pasar transit dan pasar gudang arang
Dari pantaun media ini,turut hadir Gerakan nasional pengendali inflasi pangan ( GNPIP ) Pemerintah Kota Ambon,kantor perwakilan bank indonesia,bulog,CV Gema rejeki,CV Sinar abadi PT tri samudra,PT mitra aneka sinaga
Harga barang yang dijual : Bawang merah,Rp 22.000 kangkung,Rp 7000 beras pane mas Rp 50.000 beras bulog Rp 55.000,ikan cakalang Rp 20.000 hingga Rp 70.000,gula Rp 13.500 teluh Rp 57.000 minyak goreng Rp 13.500, Cili 1 kg 50.000
Ketua Tim Gubernur Percepatan Pembangunan (TGPP) Maluku, Hadi Basalamah mengatakan hari ini tim pengendali inflasi maluku bersama dengan unsur forkopimda dinas terkait perwakilan bank indonesia Provinsi Maluku ini sebagai bentuk dari arahan pemerintah pusat sebagai bentuk komitmen dari pemerintah kepada pengendalian inflasi Provinsi Maluku,”ujarnya
“Untuk itu kita forkompinda Provinsi Maluku mengambil langka – langak cepat stabilisasi secara komplenhendsif Pemerintah Provinsi Maluku berkerja sama dengan Pemerintah Kota Ambon ada juga dengan bank indonesia bulog TNI/POLRI tak lupa juga para distributor,”jelasnya
“Selama satu minggu kita melakukan operasi pasar yang kita maksutkan adalah sebagai bentuk stabilisasi harga khususnya pada pasar tradisional,kita sudah melakukan pelepasan pada lima titik pasar dikota Ambon,”ungkapnya
“Oleh karena itu,antuasias masyarakat sangat luar biasa karena hampir semua bahan pokok dijual dengan dibawa harga pasar Bawang merah,Rp 22.000 kangkung,Rp 7000 beras pane mas Rp 50.000 beras bulog Rp 55.000,ikan cakalang Rp 20.000 hingga Rp 70.000,gula 1kg Rp 13.500 teluh Rp 57.000 minyak goreng Rp 13.500, Cili 1 kg 50.000 ini sebagai langka awal di Kota Ambon
“Bukan pasar yang kita akan turun pasti pada gudang – gudang distributor dan pengecer bahan pokok juga kita akan turun agar proses pendistribusikan bisa berjalan aman tampa ada kendala
“Dirinya berharap masyarakat bisa membeli kebutuhan pokok dapat terjangkau karena upaya pemerintah tidak sampai disini saja kita akan lakukan ini selama satu minggu kedepan ( Fal )












