Ambon,MG.com-Kurang lebih 359 siswa – siswi smp negeri 2 ambon mengikuti ujian sekolah ( US ) yang ditandai dengan penguntingan sampul bahan ujian sekolah oleh wakil walikota ambon Syarif Hadler.
“Pada pagi ini Kita diperkenangkan bertemu kembali dalam momen yang penuh hikmat ini dalam melihat raut wajah dari para siswa siswi smp negeri 2 ambon yang mengikuti ujian sekolah ( US ) hari pertama ini.
“Saya yakin sungguh sebelum para siswa ini datang ke sekolah untuk melakukan ujian sekolah pasti dirumah masing – masing telah berdoa bersama dengan keluarga untuk memintah tuntunan kepada tuhan yang maha esa dan memberikan kelancaran dalam menghadapi ujian sekolah ( US),”ujar hadler usai tinjau ruang kelas ujian Selasa ( 19/04/22)
“Dalam mempersiapakan itu semua tak lupa juga para siswa siswi ini memperhatikan kesehatan karena itu sangat penting dari apapun sangat bugar dan sehat walafiat,”akuinya
Untuk kami sangat yakin siswa siswi smp negeri dua dapat mengharumkan keluarga dan sekolah ini dan mendapakan nilai terbaik dan dinyatakan lulus 100 persen,”Tuturnya
“Dirinya berharap pesan saya pada saat ujian harus mengkerjakan secara teliti mengerti soal jangan gegabah jangan lengah gugup hadapi soal ujian seperti ujian semester,”jelasnya
“Selamat mengikuti ujian sekolah ( US ) dan sukses bagi siswa – siswi terbaik dan raih cita – cita kalian setinggi – tingginya,”pungkasnya
Diwaktu yang sama kepala sekolah SMP negeri 2 ambon Gani suat menambahkan,359 Peserta ujian Di bagi dalam 24 ruangan satu ruangan 15 orang sesuai dengan prokes yang kita terapakan,”tuturnya
“Kalau ujian biasa sebelum covid itu peserta ujian nya 20 siswa dalam satu ruangan belajar Tapi untuk covid ini sesuai dengan standar covid dan menjadi Prokes maka kami tetap dengan 15 siswa per ruang kelas
Untuk Mata pelajaran ada sepuluh mata pelajaran selama empat hari ujian
Mulai dari PKN ,Matematika,Bahasa indonesia,Bahasa Inggris, IPA dan iPS dan Agama,Hari pertama ini kita mulai dengan PKN dan Agama
Harapan Kami untuk pesta ujian Walaupun dalam kondisi Covid kita tau bersama bahwa selama dua Tahun Covid ini anak – anak belajar Daring dan pada bulan januari pemerintah mencoba untuk Pembelajaran tatap muka (PTM) sementara Dan distop lagi
Bersykur kepada Tuhan bahwa setelah awal bulan Februari itu kita kembali tatap muka semetara dan memang lewat proses belajar tatap muka anak anak sudah siap untuk ikuti Ujian pada hari ini,”tandasnya ( Fal )












