Pemkab SBB Berlakukan PPKM Mikro

  • Whatsapp
banner 468x60

PIRU, MG.com – Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) resmi melaksanakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro.

Juga mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat Desa, Dusun dan RT/RW guna pengendalian penyebab Covid-19 sesuai instruksi Bupati Mohammad Yasin Payapo Nomor 130 Tahun 2021, dan berlaku hingga 13 Juli mendatang.
“Kebijakan yang diambil merupakan suatu keharusan demi kebaikan bersama,” kata Bupati SBB, M. Yassin Payapo di Piru, Sabtu (03/07/2021).

Melalui instruksinya, bupati menegaskan bahwa, pembatasan diberlakukan pada tempat kerja dengan menerapkan Work from Home (WFH) dan Work from Office (WFO) sebesar 50 persen.
“Kegiatan belajar mengajar yang berlangsung secara daring atau luring, tetap menerapkan protkes secara ketat,” tegasnya.

Sementara untuk sektor esensi yang berkaitan dengan kebutuhan bahan pokok masyarakat, diperbolehkan beroperasi 100 persen, sementara layanan makan/minum pada restoran/rumah makan dibatasi 50 persen dan disesuaikan dengan jam operasionalnya.

Sama halnya dengan pusat perbelanjaan, jam operasionalnya dibatasi hingga pukul 21.00 WIT.
Tempat ibadah tetap diizinkan, namun perlu menerpakan protokol kesehatan secara ketat.
“Untuk Camat, Kades hingga RT/RW di Kabupaten SBB diwajibkan mengoptimalkan tugas dan fungsi Satgas dalam upaya pengendalian dan penyebaran Covid-19,” ingatnya.

Bupati juga menginstruksikan aparat keamanan yakni TNI, Polri, hingga Satpol PP lakukan penertiban atau penegakan hukum bagi pelanggaran disiplin protkes. (Cos)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60