Ribuan Ikan Mati, Diduga Tercemar Limbah PT WLI

  • Whatsapp
banner 468x60

AMBON, MG.COM – Ribuan ikan mati di pesisir pantai Desa Arara Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah yang ditemukan pada Minggu (21/3/2021) lalu.

Diduga akibat pencemaran limbah perusahaan milik PT Wahana Lestari Investama (WLI), dimana perusahaan tersebut bergerak pada budidaya udang.
Matinya ribuan ikan tersebut menyebabkan warga merasa terganggu dengan adanya bau busuk dari matinya ikan-ikan tersebut.

Menyikapi permasalahan tersebut, Lembaga Kajian Dan Pemerhati Hukum Indonesia ( LKPHI ) mengecam pihak perusahaan karena dinilai telah merusak lingkungan dan membuat warga disekitar merasa terganggu.
“Kami mengecam keras pihak perusahaan yang telah merusak lingkungan dan membuat warga sekitar merasa terganggu,” kata DPD LKPHI Maluku, Ali Usemahu Selasa (30/3/2021).

Lanjutnya, LKPHI meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Tengah agar dapat mengawal dan menyelesaikan persoalan yang terjadi pada PT WLI tersebut.

“Jangan sampai kasus serupa terjadi sama seperti di PT NUSA INA yang dimana ada oknum Anggota DPRD MALTENG menjadi juru bicara dan lebih membela pihak perusahaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, sangat disayangkan ada Wakil Rakyat dari Dapil 2 Seram Utara sendiri yang tidak menunjukan Keberpihakan terhadap Masyarakat yg ada di Seram Utara tetapi lebih Memilih menjadi antek-antek koorporasi.

Ia melanjutkan, sampai saat ini kasus pencemaran lingkungan belum juga diselesaikan antara pihak-pihak yang merasa bertanggung jawab sehingga perlu menjadi perhatian serius agar kasus serupa tidak terjadi kembali dan nantinya dapat menimbulkan kerugian kepada kepada masyarakat. (Web)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60