Tim Anggaran Pemda Buru Lecehkan Banggar DPRD

  • Whatsapp
banner 468x60

Namlea,MG.-com – Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) Kabupaten Buru, diduga lecehkan dan keecewakan Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah( DPRD) terkait ketidakhadiran dalam rapat konsultasi TAPD bersama tim Banggar DPRD Buru, membahas rencana refocusing APBD Kabupaten Buru tahun anggaran 2021.

TPAD Buru diketuai, Sekda, M. Elyas Hamid dan Sekertaris tim Moh Hury Sabtu (27/3./2021).

Ketidakhadiran Ketua dan Sekertaris TAPD di lembaga wakil rakyat itu, dikabarkan kesehatan Sekda dan Moh Huri mengalami sakit.
Sayangnya, lima anggota DPRD dintaranya, Wakil Ketua DPRD I, Dali Pahrul Syarifudin (PPP) dan Wakil Ketua II, Djalil Mukadar (PKB), Bambang Lang Lang Buana( PPP), Arifin Latbual (PDIP) dan Solihin Buton (PKS) secara tegas menolak dan meminta Ketua DPRD, M. Rum Soplestunny yang memimpin rapat untuk sementara waktu rapat konsultasi diskorsing/ditunda jalannya kegiatan tersebut.

Berkaitan dengan rapat konsultasi tersebut didasari pada surat edaran Menteri Keuangan RI bernomor SE-2/PK/2021 yang isinya tentang, penyesuaian penggunaan anggaran transfer ke Daerah dan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2021 untuk penanganan Pandemi Corona Diseace 2019 (Copid-19) mengingat rapat konsultasi ini sangat penting.

“Makanya kami sangat kecewa, karena Sekda wajib hadir, bukan diwakili yang hadir itu adalah Asisten III, pak Mansur Mamulati dan sejumlah OPD,” kata anggota DPRD yang meminta namanya tidak dipublikasikan itu.

Menurutnya, kegiatan rapat konsultasi Refocusing APBD tahuna 2021 sesuai surat edaran Menteri Keungan RI itu, sangat penting antara tim Banggar anggota DPRD bersama pihak TAPD Pemda, namun sangat disayangkan yang datang menghadiri kegiatan tersebut bukan Ketua TPAD atau Sekertaris tetapi yang datang mewakili kegiatan ini adalah Assiten III dan beberapa pimpinan OPD,

“Kami dari Banggar DPRD sangat mendukung surat edaran Menteri, akan tetapi kami juga ingin kehadiran Sekda dan Moh Hury untuk menanyakan dan jawaban anggaran dana Covid-19 tahun 2020 sebesar kurang lebih Rp 45,5 miliar yang difungsikan/ digunakan untuk apa saja,” katanya. (AKi)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60