Wattimury Akui Prihatin, Wattimena Gunakan Narkoba

  • Whatsapp
banner 468x60

AMBON MG.com – Ketua DPRD Provinsi Maluku, Lucky Wattimury merasa prihatin dengan persoalan yang dihadapi Welem Wattimena. Hal tersebut ia sampaikan kepada wartawan di ruang kerjanya Selasa,(23/3/2021).

“Tentunya kita merasa prihatin juga dengan apa yang dialami Welem Wattimena. Siapapun anggota DPR, siapapun orangnya, pasti ada sisi kemanusiaan, dan ini bagian dari sisi kemanusiaan yang dimiliki Welem Wattimena, karena tidak ada seorang pun yang bisa membawa dirinya kedalam hal-hal seperti ini, tapi ini kelemahan yang terjadi,” ungkap Wattimury.

“Menurutnya, sesuai informasi, proses penahanan bersangkutan juga sudah dilaksanakan, bahkan bagian dari proses hukumnya pun sudah berjalan. Kami tidak bisa mengintervensi proses-proses hukum seperti itu,” tambahnya.

Wattimury menyampaikan, jika dirinya sudah menjenguk Wellem di Polres, bahkan mereka sempat membicarakan banyak hal termasuk alasan kenapa Welem menggunakan barang haram itu.

“Dia terbuka, dan menyesali apa yang terjadi, karena berkaitan dengan lembaga DPRD, keluarga, dan seterusnya,” kata Wattimury.

Pihaknya lanjit Wattimury, memberi dukungan penuh kepada Welem, Wattimens agar bisa tenang, kuat menghadapi apa yang dialaminya.
“Saya percaya apa yang dialami memberi pelajaran bagi semua orang, termasuk anggota DPRD yang lain. Kita belajar dari peristiwa seperti ini, supaya pada waktu yang akan datang tidak terjadi lagi, dan kita tetap berdoa, agar Welem beserta keluarga tetap kuat,” harapnya.

Namun tambah Wattimury, dirinya tidak akan mengintervensi aspek hukum yang sementara dilakukan, baik oleh kepolisian maupun BNN, karena menurutnya, DPRD Provinsi Maluku sadar, wilayah itu ada porsinya masing-masing, dan bukan saja itu, pihak DPRD Maluku juga menghargai mekanisme yang sudah dilakukan lembaga hukum dan kepolisian, maupun BNN secara khusus.

“Kita sudah laksanakan salah satu kebijakan yakni melakukan pemerikasaan kepada seluruh anggota DPRD, juga para pegawai. Ada 200 orang lebih, yang melakukan tes Narkoba, dan semuanya di nyatakan Negatif. Jadi, mendukung program pemberantasan Narkoba yang di gagaskan oleh BNN itu, di dukung penuh oleh DPRD Provinsi Maluku. Karena kami tau bahaya Narkoba bagi generasi muda, khusus bagi manusia pada umumnya, itu sangat meremukkan kita,” bebernya.

Ia menambahkan, informasi dari kepala BNN, satu-satunya DPRD Indonesia, yang melakukan kerja sama untuk tes Narkoba untuk anggota dan pegawainya adalah DPRD Provinsi Maluku.

“Karena kami sadar betul pentingnya hal itu kita lakukan. Kami tetap mendukung terus, langkah-langkah yang di lakukan BNN Provinsi Maluku, kami mendorong untuk di lakukan terus kepada lembaga mana saja,” tandasnya. (VAT)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60