Maluku Masuk Kategori Daerah Rawan Bencana Tertinggi

AMBON, MG.com – Maluku masuk dalam daftar daerah rawan bencana tertinggi setelah Papua Barat.
Indeks resiko bencana di Maluku sebesar 179 dengan kategori tinggi karena terdapat 12 jenis potensi ancaman bencana di hampir di seluruh kabupaten dan kota di Maluku.

Data tersebut sejalan dengan hasil Kajian Risiko Bencana yang menyatakan bahwa terdapat 12 jenis ancaman bencana berpotensi terjadi di Maluku, yakni banjir, banjir bandang, gelombang ekstrem dan abrasi, gempa bumi, kekeringan, epidemi dan wabah penyakit, letusan gunung api, cuaca ekstrem, tanah longsor, tsunami, kebakaran hutan dan lahan, serta kegagalan teknologi.

Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku, Farida Salampessy kepada wartawan di Kantor Gubernur Maluku, Senin, (08/07/2019), menjelaskan, penyebab tingginya bencana alam di Provinsi Maluku, ada dua faktor, berdasarkan hasil evaluasi dari tahun ke tahun yakni faktor Geologi dan Hidro Meteorologi.

Untuk itu, BPBD Maluku, terus menghimbau, masyarakat untuk tetap waspada, bila terjadi musim penghujan maka harus ada langkah antisipasi, terutama bagi warga yang tinggal di bantaran sungai dan daerah rawan longsor.
“Sebaiknya jika tiba musim penghujan warga yang mendiami bantaran sungai serta daerahvrawan longsor segera meninggalkan daerah tersebut,” himbaunya.Soal anggaran, Salampessy menjelaskan, anggaran yang dikucurkan untuk berbagai kegiatan akibat bencana di Maluku berasal dari APBN lintas kementerian diantaranya, Kementerian Sosial, Kesehatan, Pertanian, Pekerjaan Umum dan Perikanan.

“Dana penanggulangan bencana sudah diatur lewat kementerian terkait, berupa dana kegiatan,” jelas SĂ lampessy. (On)

Tinggalkan Balasan