DPRD Bursel Serahkan Jenazah Wakil Bupati Terpilih Ke Keluarga

NAMROLE, MG. com – DPRD Kabupaten Buru Selatan (Bursel), menyerahkan jenazah almarhum Ketua DPRD Bursel yang juga Wakil Bupati Bursel terpilih, Arkilaus Solissa ke keluarga Solissa/Liligoly/Lamaloang, Kamis (25/4/2019).

Penyerahan jenazah almarhum dilakukan dalam Rapat Paripurna dalam Rangka Pelepasan Jenazah Ketua DPRD Kabupaten Bursel almarhum Arkilaus Solissa berlangsung di ruang Paripurna DPRD Bursel.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bursel, Gerson Eliezer Selsily memimpin rapat paripurna meenyerahkan kepada pihak keluarga almarhum yang diwakili Penjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bursel, Melkior Solissa dan disaksikan Pj. Sekda Kabupaten Bursel AM. Laitupa, anggota DPRD, pimpinan OPD, tokoh agama dan keluarga besar Solissa, Liligoly dan Lamaloang.

Bupati Bursel, Tagop Sudarsono Soulissa dalam sambutannya yang dibacakan oleh Plt Sekda Bursel, AM Laitupa mengatakan, kepergiannya merupakan kehilangan besar, bukan saja dari kalangan Pemerintah Daerah tetapi juga keluarga besar Solissa.

“Manusia boleh memiliki rencana dan mimpih-mimpih tetapi Tuhan yang menentukan. Almarhum yang tadinya ada bersama-sama dengan kita, akhirnya harus pergi meninggalkan kita semua untuk selama-lamanya,” ujarnya.

Sebagai orang beriman lanjutnya, kita tidak pernah bisa memahami rencana dan kehendak Tuhan untuk perjalanan hidup dan karya kita. Oleh karena itu duka yang dialami keluarga besar Solissa/Liligoly/Lamaloang ini harus di lihat dalam konsep iman bahwa ini semua adalah rencana dan kehendak Tuhan yang tak bisa kita hindari.

Lanjutnya lagi, memang keluarga besar tidak menghendaki peristiwa pilu ini terjadi, tetapi dalam kenyataannya itulah yang harus diterima walau sebagai manusia rasanya sulit dan berat untuk menghadapi kenyataan ini, karena setiap orang yang bernyawa pasti merasakan kematian.

Dikatakan, almarhum boleh pergi, tetapi sejuta kenangan dan sejuta pelajaran yang indah dan bermakna akan selalu dikenang oleh segenap keluarga besar Pemerintah Daerah Kabupaten Bursel dan terlebihnya lagi istri tercinta, anak cucu dan juga keluarga besar Solissa.

Terkait dengan itu, pihaknya berharap semoga kepergian almarhum tidaklah menimbulkan duka yang panjang, sebab sebagai manusia kita semua pasti akan mengalami hal yang sama, dan itu semua menjadi misteri Sang Pencipta, Tuhan Yang Maha Kuasa.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Bursel menyatakan turut berdukacita atas wafatnya Bapak Arkilaus. Semoga amal bakti dan karya almarhum diterima disisi Tuhan Yang Maha Kuasa, dan kepada keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan dan kekuatan lahir batin,” tuturnya.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bursel, Gerson Eliezer Selsily dalam sambutannya mengatakan, hari ini mendung di cakrawala menandakan keharuan terdalam bagi kita.

Hari ini pula Bipolo tertunduk dan meneteskan air mata sebagai tanda berkabung atas wafatnya seorang putra terbaik, almarhum saudara Arkilaus Solissa yang juga adalah seorang politisi muda dan energik yang pernah dimiliki tanah pusaka ini, telah kembali menghadap keharibaan Ilahi.

“Almarhum adalah sosok yang kita kenal ramah, penuh senyum, setia kawan bahkan dikenal sebagai komunikator ulung. Beliau senantiasa memberikan dharma bakti terbaiknya dalam setiap kerja-kerja organisasi maupun selaku Pimpinan DPRD Kabupaten Bursel,” ujarnya.

Lanjutnya, kecintaan dan kepedulian beliau pada negeri ini telah dipatrikan dalam tugas maupun dalam kehidupan sehari-harinya. Kecintaan dan kepedulian beliau beliau inilah yang senantiasa membuahkan semangat untuk terus berupaya memajukan daerah ‘Bumi Lolik Lalen Fedak Fena’ yang sama-sama kita cintai.

Masih Selsilly, almarhum telah memperlihatkan kepada kita, bahwa kecintaan seorang putra daerah dalam pengabdian tanpa batas, hingga menghembuskan nafas terakhirnya pun dalam melaksanakan tugas sebagai seorang pemangku aspirasi masyarakat.

“Inilah pelajaran utama yang mesti kita petik dari pribadi almarhum. Karena tanpa rasa cinta, tidak akan pernah ada kata pengabdian. Dan tanpa pengabdian, kita tidak akan pernah sampai pada hakikat kesejahteraan,” ujarnya.

Menurutnya, terlalu banyak yang bisa kita kenang dari sosok yang biasa disapa Pa Ari ini. Almarhum dikenal sebagai tokoh muda yang bersahaja dan penuh canda serta bersahabat dengan siapasaja dan dari kalangan mana saja, sosok yang memiliki integritas dan tanggung jawab tinggi terhadapa kemajuan negeri ini.
Selaku Ketua DPRD Kabupaten Bursel, tambahnya, beliau telah banyak memberikan kontribusi terhadap kemajuan daerah, melalui segudang prestasi pembangunan yang telah ditorehkan bersama Pemerintah Daerah.

Dalam perjuangannya, katanya, beliau pernah mengundurkan diri untuk dicalonkan sebagai Wakil Bupati Bursel sisa masa jabatan 2016-2021 dan terpilih sebagai Wakil Bupati Bursel sisa masa jabatan 2016-2021.

Sebagai seorang politisi, beliau mampu menghiasi blantika dunia politik di Bursel dengan kerja-kerja nyata, komitmen serta kerja keras, beliau mampu memperjuangkan aspirasi konstituennya. Namun apa mau dikata, Tuhan memiliki rencanaNya yang jauh lebih baik dan indah dari rencana kita sebagai manusia ‘Sebab rancanganKu bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalanKu’ demikianlah Firman Tuhan, seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalanKu dari jalanmu dan rancanganKu dari rancanganmu (Yesaya 55:8-9).

“Untuk itu, selaku teman, sahabat dan rekan kerja, kami merasa sangat berduka serta kehilangan yang teramat dalam atas kepergiannya yang tak pernah terduga ini. Kepergian beliau, meninggalkan sejuta kenangan indah bagi kita semua melalui darma bakti yang ditunjukkannya hingga akhir menutup usia,” katanya.

Dan untuk itu, tambahnya, atas nama lembaga DPRD dan pihak sekretariat beserta seluruh lapisan masyarakat dan Pemerintah Daerah, kami mengucapkan turut berbelasungkawa seraya mengiriringinya dalam doa dan kepedihan yang teramat dalam seraya mengucapkan terima kasih atas kerja keras, kesungguhan dan pengabdiannya kepada daerah tercinta ini.

“Hari ini Kabupaten Bursel kehilangan putra terbaik yang semestinya menjadi contoh bagi setiap generasi Fuka Bipolo selanjutnya,” tutupnya.

Sebelumnya juga telah dilakukan prosesi pelepasan oleh AMGPM terhadap almarhum yang juga Ketua Bidang V AMGPM Daerah Bursel yang dipimpin langsung oleh Korwil II AMGPM, Pendeta Anita Mairima/Huwae di kediaman almarhum dan turut dihadiri oleh Ketua AMGPM Daerah Bursel Alfred E Lesbatta dan Sekretaris AMGPM Daerah Bursel, Dominggus Seleky dan sejumlah Pengurus Daerah, Cabang dan Ranting yang ada di Daerah Bursel. (nar)

Tinggalkan Balasan