21 Advokat Usulan PERADI Dilantik dan Diambil Sumpah

AMBON, MG.com – Ketua Pengadilan Tinggi Ambon, Respatun Wisnu Wardoyo lakukan Pengangkatan dan Pengambilan Sumpah Advokat terhadap 21 calon advokat yang diajukan Ketua PERADI Ambon, Dr. Fahri Bachmid, SH, MH.

Pengangkatan dan Pengambilan Sumpah ke 21 calon Advokat ini berlangsung di Pengadilan Tinggi Ambon, Senin (01/04/2019).

Sebelumnya, ke 21 calon advokat ini telah mengikuti Pendidikan Khusus Advokat (PKPA), yang dilaksanakan DPC PERADI Ambon bekerjasama dengan berbagai perguruan tinggi di Maluku dan telah mengikuti lolos Ujian Profesi Advokat (UPA) yang diadakan DPN PERADI.
Ke 21 calon advokat ini juga telah magang pada Kantor Advokat sesuai ketentuan undang- undang Advokat.
“Secara normatif calon-calon Advokat Peradi ini telah melalui seleksi dan mekanisme yang rumit dan ketat, serta setelah melakukan proses verifikasi faktual maupun administratif, baik oleh DPC PERADI Ambon, DPN PERADI serta Pengadilan Tinggi Ambon, maka calon-calon Advokat ini dinyatakan telah memenuhi syarat untuk diangkat dan disumpah di Pengadilan Tinggi Ambon, sesuai domisili hukum,” jelas Bachmid dalam rilisnya yang diterima MenaraGlobal.com, semalam.

Menurut Bachmid, bahwa kegiatan pengangkatan dan pelantikan advokat dilakukan oleh Organisasi Advokat dalam hal ini adalah DPN PERSDI sesuai ketentuan pasal 2 dan 3 UU RI No.18 Tahun 2003 tentang Advokat sedangkan Kewajiban Bersumpah atau disumpah di Pengadilan Tinggi setempat adalah perintah norma ketentuan pasal 4 UU RI No. 18/2003 Tentang Advokat, bahwa sebelum menjalankan tugas profesinya Advokat wajib bersumpah menurut agamnya atau berjanji dengan sungguh-sungguh disidang terbuka Pengadilan Tinggi di wilayah domisili hukumnya, ini merupakan perintah undang-undang.
“Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada ke 21 Advokat yang baru dilantik dan disumpah, karena Advokat adalah profesi mulia (officium nobilium), maka kami tekankan agar Advokat senantiasa bertindak dan bertingkah laku sejalan dengan hukum dan perundang-undangan yang berlaku, serta memegang teguh kode etik Advokat,” katanya pasti.

Advokat PERADI tambah Bachmid harus profesional dan berintegritas, karena PERADI sebagai Organ Negara melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya untuk memastikan serta meningkatkan kualitas profesi Advokat. “Agar pada sisi yang lain, masyarakat pencari keadilan akan terlayani dengan baik serta tidak dirugikan hak-hak konstitusional dan bisa mendapatkan keadilan hukum sebagaimana mestinya,” ingatnya.

Advokat sebagai pengawal konstitusi serta pembela kebenaran harus wajib memastikan bahwa hukum dan keadilan harus mutlak tegak berdiri didalam cita dan prinsip negara hukum demokratis.
“Itulah hakikat dan jati diri Advokat,” kata Dr. Fahri Bachmid, SH,MH Ketua DPC Peradi Ambon. (MG)

Tinggalkan Balasan