Sepak Bola Piala Bupati Cup Berakhir Ricuh

NAMLEA, MG.com – Terjadi penganiayaan dan pelemparan terhadap warga Desa Hatawano yang diduga silakukan oleh masyarakat Masyarakat Desa Wamlana Kabupaten Buru saat pertandingan sepak bola memperebutkan piala Bupati Cup, Kamis, (28/02/2019).

Penganiayaan dan pelemparan tersebut terjadi saat pwryandingan zona II Kecamatan Fena Leisela dan Kecamatan Waplau Kabupaten Buru.

Daftar korban masyarakat Desa Hatawano Kecamatan Waplau adalah
a. Hasim Samet, mengalami benturan pada alat kelaminya.
b. Okong Fanolong, mengalami luka memar pada belakang
c. Umar Tasalisa, mengalami luka memar pada kaki
d. Yusuf Thio, mengalami luka memar pada tangan
e. Bahri Hukul, mengalami luka bengkak pada belakang
f. Ibrahim Tasalisa, mengalami luka bengkak pada kepala
g. Abdul Asis Diman, mengalami luka pada kepala
h. Saiful Samed, mengalami luka memar pada kepala
i. Adji Fanolong, mengalami luka memar pada kaki
Pelaku sementara diduga masyarakat Desa Wamlana Kecamatan Airbuaya.
Saksi Arsad Fuad dan Muhamad Salasiwa

Pada saat peristiwa tersebut terjadi satu unit sepeda motor Honda Beat warna Hitam milik saudara Bahar Hiku dirusak massa

Kejadiannya berawal pada pertandingan sepak bola dalam rangka memperebutkan piala Bupati Cup antara Desa Hatawano Kecamatan Waplau melawan Desa Airbuaya Kecamatan Airbuaya yang dilaksanakan pada Desa Wamlana Kecamatan Fena Leisela.

Pada saat pertandingan pemain Desa Hatawano atas nama Hasim Samet ditendang pada kemaluanya oleh pemain Desa Airbuaya.
Kejadian ini sempat memicu ketegangan antara kedua pemain dan sporter namun permainan dapat dilanjutkan hingga selesai dan dimenangkan oleh Desa Airbuaya dengan skor 2-1.
Pada pukul 18.00 wit saat pertandingan selesai para sporter saling mengejek hingga memicu ketegangan yang berujung pada pelemparan dan penganiayaan yang dilakukan oleh masa yang diduga masyarakat Desa Wamlana kepada pemain dan sporter dari Desa Hatawano.

Pasca kejadian masyarakat Desa Hatawano melakukan pemalangan jalan menggunakan kayu di Desa Hatawano dengan tujuan mencari masyarakat Desa Airbuaya dan masyarakat Desa Wamlana yang melintas di Desa Hatawano.

Kejadian ini dikuatirkan akan ada memicu aksi balas dendam yang dilakukan oleh masyarakat Desa Hatawano kepada masyarakat Desa Wamlana dan Desa Airbuaya. (MG)

Tinggalkan Balasan