IAKO Intim Telurkan 82 Sarjana Baru

AMBON, MG.com – 82 Mahasiswa Instiut Agama dan Keagamaan Oikumene (IAKO) Indonesia Timur diwisudakan. Wisudawan terdiri dari empat fakultas yakni Fakultas Theologia Kependetaan, FakultasPendidikan Keguruan  Agrobisnis Wirausaha, Fakultas Theologia Agama Kristen, dan Pendidikan Keguruan. 

Acara wisuda ini digelar di Gedung Chatolik Center Ambon, (27/09/2018).

Rektor IAKO Intim Ambon, J. de Fretes dalam sambutannya menjelaskan, IAKO memiliki berbagai mahasiswa dari berbagai latar belakang. “Namun bukanlah sebuah perbedaan. baik suku, agama, budaya dan ras tetapi justru menjadi kekuatan positif bagi Indonesia mini.

Menurut de Fretes, wisuda bertujuan agar generasi muda Maluku lulusan IAKO Intim Ambon saling menghargai perbedaan, memiliki jiwa sosial, serta rela berkorban.

“Diperlukan kekuatan membangun diri sendiri terutama dari segi Sumber Daya Manusia ( SDM) agar dapat menempatkan diri secara baik dalam dunia kerja,” kata  de Fretes.

de Fretes menjelaskan, dewasa ini, perkembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Informasi semakin maju dan setiap individu atau kelompok yang menguasai pengetahuan,  akan mampu mengelolanya.

Olehnya tambah de Fretes setiap wisudawan dan wisudawati harus memiliki kemampuan intelektual, kehidupan sosial yang tinggi, efisien waktu, kemandirian, mampu mengendalikan diri. “Untuk generasi Maluku yang memiliki profesionalisme, dalam mengejar masa depan yang penuh harapan.

Kedepan diharapkan, IAKO Intim akan semakin baik, dan semakin maju dalam menciptakan anak bangsa cerdas dan berkarakter,” tegasnya.

Senada dengan itu, calon anggota DPD RI Daerah Pemilihan Maluku, Edy Sambuaga yang hadir pada kegiatan tersebut menyatakan, Peran kampus IAKO Intim dalam mempersatukan seluruh golongan, ras, agama adalah cara yang patut ditiru oleh kampus lainnya di Indonesia, terutama dalam konteks yang majemuk.

” Ini sebuah contoh yang patut ditiru di Indonesia, karena mampu menyatukan yang berbeda,” ujar sambuaga.

Dia berharap, lulusan IAKO Intim dapat terjun ke masyarakat dalam melakukan aktifitas yang produktif demi peningkatan taraf hidup masyarakat melalui hal yang konkrit dan positif. (On)

Tinggalkan Balasan