Stok Beras Maluku Aman Hingga Idul Fitri

AMBON,MenaraGlobal.COM-Rapat koordinasi daerah (Rakorda) IV Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Maluku tahun 2018 Tema: strategi pengendalikan inflasi. 2018 dan memantapkan stok pangan menyambut bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri.

Suhanto, Staf Ahli bidang Iklim Usaha dan Hubungan Antar Lembaga Kementerian Perdagangan RI kepada wartawan usai Rakor di lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Selasa (10/04/2018) menjelaskan jelang Ramadhan, ketersediaan beras di Gudang Bulog Divre Maluku saat ini 1.700 ton.

“Sedangkan kebutuhan masyarakat Maluku selama sebulan hanya 1.100 ton pastinya ini terpenuhi apalagi beras akan masuk ke Ambon sebanyak 4.400 ton,” kata Suhanto.

Selain Bulog kata Suhanto, pelaku usaha yakni para distributor juga mengaku siap menyediakan stok.

Namun diakuinya jika ketersediaan holtikultura yang menjadi masalah yakni ketersediaan bawang yang sangatr bergantung pada musim.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas Pertaniann dimana ada beberapa daerah penyuplai dan meminta dikirim ke Maluku, tetapi yang terpenting peran Bulog lakukan intervensi,” ucapnya.

Sementara itu, Sekda Maluku, Hamin bin Thahir menyatakan, awal tahun 2018, sudah dilakukan rapat perdana dengan program pengendalian inflasi.

Rapat tersebut menindaklanjuti perkembangan inflasi dari Bank Indonesia, BPS, dan Disperindag.

“Kita juga mendengar masukan dari kabupaten/kota. Kota Ambon dan Kota Tual merupakan menjadi sampel, Buru dan Seram juga menjadi penyangga utama untuk Kota Ambon, semebtara, Aru, MTB menjadi penyangga untuk Kota Tual dan Malra,” kata Thahir.

Thahir berharap, memahami tentang pentingnya inflasi sebagaimana harapan Presiden RI.

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) memantau secara rutin, setiap distributor.

“KAMI akan terus melakukan pengawalan terhadap operasi pasar yang dilakukan, apalagi saat ini atas instruksi presiden Operasi Pasar diperpanjang hingga 31 Desember 2018. Pemda Maluku menginstruksikan seluruh Kabupaten kota di Maluku untuk membentuk tim pengendalian inflasi agar dapat mengambil langkah pengendaliam stok pangaN pada setiap daerahnya,” terang Thahir.  (DD)

Tinggalkan Balasan