Soal Tawuran

Mahulette : Tak Perlu Kambinghitamkan Sekolah

 

AMBON, MenaraGlobal.COM- Ketua MKKS SMP, Jance Mahulette mengakui tawuran sering terjadi dan siswa SMP ikut terlibat.

Menurut Mahulette, soal tawuran, tidak bisa mengkambinghitamkan sekolah.

“Anak saat jam sekolah maupun di luar sudah dilakukan pembinaan, dinasihati, tetapi waktu mereka keluar, di lingkungan maka terjadi variasi,” akuinya.

Namun pihaknya tetap membangun komunikasi dengan baik sehingga bisa menangani anak anak tersebut..

“Kita harus menjaga agar kondisi selalu kondusif dari waktu ke waktu. Oleh sebab itu sekolah tidak bisa mungkin berdiri sendiri, harus ada pengawasan dari orang tua, juga RT dan RW, serta pihak kepolisian agar para siswa memahami,” kata Kepala SMP negeri 6 Ambon itu kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (9/4/2018).

Menurutnya, proses pembelajaran di sekolah khususnya di SMP negeri 6 Ambon, tidak mubazir lantaran selalu mengajak orang tua untuk berdiskusi.

Anak tambahnya lagi, ketika terjun ke masyarakat pastinya telah mengalami banyak hal, dan arahan sewaktu di bangku sekolah akan menjadi filter, walaupun terkadang filter itu bisa sobek.

“Hal inilah yang kita jaga, keluarga juga memiliki peran dalam mengawasi anak, agar mereka dapat dibina menjadi anak yang berpotensi, berperilaku baik, sehingga suatu ketika dapat membawa nama baik sekolah, keluarga, lingkungan dan daerah ini melalui pembentukan karakter yang kuat, baik, spiritual,” jelasnya. (D2)

 

 

Tinggalkan Balasan