Pemkot Ambon Gelar Penguatan Kapasitas Bulding Stunting Tahun 2023

  • Whatsapp
banner 468x60

Ambon,MG.com – Berlangsung dihotel marina Pemerintah Kota Ambon dalam hal Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian Dan Pengembangan Daerah ( Bapeda – Litbang ) mengelar penguatan kapasitas bulding stunting,Senin ( 03/03/23).

Dalam sambutan,Penjabat Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena mengatakan, berdasarkan data Pemkot Ambon sebanyak 20.910 keluarga yang tersebar di 50 desa kelurahan di Kota Ambon masuk kategori keluarga beresiko kekerdilan.

“Dari data yang ada sebanyak 33.878 keluarga yang tersebar pada 50 desa kelurahan negeri, terdapat 20.910 keluarga berisiko stunting. Jumlah ini cukup besar sehingga harus dijangkau dengan pelayanan kepada masyarakat,”ujarnya

Dikatakan, keluarga yang beresiko stunting secara tidak langsung masuk dalam kategori keluarga miskin dan rentan miskin yang tidak dapat mengakses air bersih, sanitasi yang memadai, rumah layak huni serta keterjangkauan akses pangan yang bergizi.

“Jadi lima hal ini menjadi masalah utama di Kota Ambon yang menyebabkan jumlah penderita stunting di Ambon masih tinggi, ditahun 2022 jumlah stunting di Kota Ambon telah mengalami penurunan yakni sebanyak 509 anak,”ungkapnya

“Oleh Karena itu,upaya dan strategis untuk menurunkan jumlah stunting di kota Ambon telah membuahkan hasil, yakni pada tahun 2021 sebanyak 907 anak menjadi 509 anak di tahun 2022. Sehingga upaya ini pertanda Pemerintah dan pemangku kepentingan terkait mampu melakukan upaya konkrit agar jumlah penderita stunting menurun. Sebab saat ini kita tidak lagi mempersoalkan anak atau keluarga penderita stunting, tetapi ibu menjadi perhatian bersama agar pemerintah pusat dapat melakukan sinkronisasi, agar setiap daerah cara menentukan penderita stunting sama,”pungkasnya ( Fal ).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60