Atasi Persoalan Kariu, Bakal Ada Kebijakan DPRD Maluku

  • Whatsapp
banner 468x60

AMBON, MG.com -DPRD Maluku bakal tempuh kebijakan persoalan di Kariu dan akan berkoordinasi lanjutan.

Hal ini disampai Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury kepada wartawan pada pertemuan dengan pendemo Booi, Aboru, Kariu dan Hualoi (BAKH),Rabu ( 09/02/22)

Bacaan Lainnya

banner 300250

Wattimury menyampaikan terima kasih kepada warga negeri Booi, Aboru, Kariu dan Hualoi (BAKH), lantaran sudah menyampaikan aspirasinya ke lembaga yang mempunyai kewenangan dalam mengambil kebijakan.

“Kemarin DPRD Maluku mendapat surat bahwa hari ini warga dari negeri gandong BAKH, akan menyampaikan aspirasinya dengan cara berdemonstrasi. Oleh karena itu, teman-teman dilembaga ini sudah menunggu kehadiran saudara saudari dari empat negeri adat gandong BAKH, yang akan datang dengan aspirasinya. Ternyata basudara semua sudah menyampaikan aspirasi dengan benar dan semua aspirasi ini telah kami telah dengar dan ketahui semua, dimana yang paling utama adalah pemulangan basudara Kariu dari Aboru ke negeri asalnya, termasuk pendirian pos keamanan secara permanen, maupun pembangunan rumah yang rusak akibat konflik, serta pendekatan hukum, juga sudah kami dengar dan tenerima untuk ditindak lanjuti sesuai jalur,” ungkapnya.

Dirinya mengatakan, DPRD Maluku sudah mengambil langkah bertemu Kapolda Maluku dan Pangdam XVI Pattimura, untuk membicarakan pengaman di Negeri Kariu dan salah satu keputusan adalah mendirikan Pos Keamanan secara permanen di perbatasan Negeri Kariu dengan Pelauw, maupun Kariu dengan dusun Ori.

“Saya kemarin sudah berkoordinasi dengan Kapolda Maluku, terkait bagaimana memulangkan orang Kariu yang ada di Aboru kembali ke negerinya. Kita ambil langkah cepat, agar pada bulan Maret 2022, basudara warga Kariu, sudah bisa kembali kenegerinya. Dengan demikian, kita sudah lakukan terlebih dahulu, apa yang diinginkan basudara semua. Kita sebagai dewan akan mengawasinya, termasuk berjuang lewat aspirasi,” paparnya.

Wattimury juga menyampaikan, bahwa masyarakat Kariu tidak sendirian, dimana kalau ada Boy, Aboru maupun Hualoi, maka DPRD Maluku ada bersama basudara semua.

Dirinya menambahkan, pihaknya akan mengatur waktu yang tepat, agar minggu depan sudah bisa turun ke Aboru untuk melihat langsung kondisi terakhir warga Kariu yang ada disana, untuk selanjutnya mengambil langkah seperti apa.

“Kami berterima kasih kepada pejabat raja Kariu yang sudah ada, dimana tadi sudah dilakukan pertemuan dengan Kapolda Maluku, dihadiri Pendeta Jemaat Kariu, Raja Negeri Aboru. Kita tetap ikuti terus informasinya. Karena itu, besok Pendeta dan Penjabat Raja Kariu pulang ke Aboru, dimana saat kembali ke Ambon nanti, kami akan bertemu mereka,” jelasnya.

Wattimury juga menyampaikan terima kasih kepada warga keempat negeri adat gandong tersebut, yang sudah saling membantu dan menjaga satu sama lain, sehingga apa yang diharapkan, bisa berjalan sebaik-baiknya.

“Saya ucapkan terima kasih, karna kita sudah saling mendukung, maupun membantu dan menjaga satu sama lain, sehingga apa yang diupayakan dari BAKH, untuk secara bersama-sama kita kembalikan masyarakat Kariu ke negerinya, dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya ( Fal )

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60