Kasus Covid 19 Meningkat,DPRD Minta Pemkot Ambon Tingkatkan Prokes Ketat

banner 468x60

Maluku,MG.com-Akibat adanya peningkatan kasus penyebaran Covid-19 di Kota Ambon belakangan ini, menyebabkan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon telah mengeluarkan Instruksi Walikota Ambon nomor 3 tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2, terjadi penambahan sekitar seratusan lebih orang terpapar virus Covid-19, sehingga total yang terkonfirmasi virus tersebut menjadi 267 kasus.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Menurutnya,Kita harus mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat RT/RW, Desa/Negeri dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019, dimana berlaku sejak tanggal 1-14 Februari 2022 mendatang,akui Anggota DPRD Maluku, Rovik Akbar Afifudin,Senin ( 07/02/22)

“Terkait perkembangan terakhir penyebaran Covid-19 di Kota Ambon, masyarakat Kota Ambon sudah punya kekuatan atau kekebalan tubuh terhadap penularan virus, pasca dilakukan vaksinasi Pemkot Ambon sampai saat ini.

“Ini harus dipahami, bahwa saat ini masyarakat di Ambon, sudah terlindungi dengan yang namanya Herd Immunity atau kekebalan tubuh terhadap penularan virus. Itu berarti, ada perlindungan secara tidak langsung dari penyakit, sehingga individu yang tidak kebal pun ikut terlindungi,”tuturnya

“Untuk kondisi yang ada saat ini, maka kebijakan yang dikeluarkan Pemkot Ambon, tidak boleh seperti dulu awal penanganan Covid-19, sehingga tidak membuat masyarakat panik, dan berdampak pada ekonomi sosial maupun aktivitas publik saat ini.

“Oleh karna masyarakat sudah punya kekebalan tubuh pasca vaksinasi yang sudah mencapai 90 persen, dimana untuk anak-anak usia 6-11 tahun, hampir semuanya juga sudah divaksin.

“Pemkot harus percaya diri terlebih dulu, sebab dengan adanya kepercayaan diri, maka sudah tentu akan membangkitkan kepercayaan publik. Apalagi masyarakat sudah punya kekebalan tubuh, bahkan sudah capai 90 persen, termasuk hampir semua anak-anak usia 6-11 tahun, sudah divaksin,” ujarnya

” Pemkot Ambon harus benar-benar memperhatikan kondisi ekonomi masyarakat di kota ini yang sudah membaik, apalagi dalam waktu yang tidak terlalu lama, akan memasuki bulan suci Ramadhan,”jalasanya

“Saya minta Pemkot Ambon tidak mengambil kebijakan penanganan penyebaran Covid-19 Omicron dan sebagainya pasca Hard Imunity ini. Pemkot Ambon harus meningkatkan kepentingan masyarakat. Jangan membangun wacana polemik isu yang kemudian menjadi debat publik,”pungkasnya ( Fal )

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60