GMNI Bursel Kinerja Dinas PUPR, Perhubungan dan Bagian Pemerintahan

  • Whatsapp
banner 468x60

Namrole, MG.com – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Buru Selatan (Bursel) gelar demo di depan pelataran Kantor Bupati Bursel meminta kepada Bupati, Wakil Bupati dan 20 Anggota DPRD untuk segera memanggil Kadis Perhubungan La Ode Adam Malik, Kadis PUPR Melkior Soulissa dan Kabag Pemerintahan Setda Bursel Ridwan Nyio lantaran kinerja yang tidak maksimal. Demo tersebut berlangsung Sabtu (24/7 2021).

Kordinator Lapangan (Korlap) aksi, Taha Saliu didampingi Ketua GMNI Bursel Epot Latbual dan Sekretaris Josias I Lesbatta mengatakan, ada pungli di Dinas Perhubungan, yakni di tiga pangkalan speed boad, diantaranya, pangkalan Kecamatan Ambalau, Leksula dan pangkalan Kecamatan Kapala Madan,” katanya lantang.

Dijelaskan, sejak tahun 2018 hingga 2021, penarikan retribusi dimaksud selama ini tidak dimasukan dalam Kas Daerah, tetapi penarikan retribusi masuk di kantong pribadi pejabat Dishub Bursel.
“Kami tegaskan pada Bupati dan Wakil Bupati bersama pimpinan dan anggota DPRD untuk segera memanggil Dinas dan Kabag terkait untuk dipertanggung jawab anggaran tersebut,” tegas Saliu.

Sementara itu, Ketua GMNI, Epot Latbual meminta Bupati dan Wakilnya serta 20 anggota DPRD untuk memanggil Kadis PUPR, Melkior Solissa untuk menagih janjinya bahwa setelah dilantik, Bupati dan Wakil Bupati terpilih, siap menempati pendopo yang baru.
“Namun hingga kini pendopo tersebut belum ditempati Bupati dan Wakil Bupati ini artinya Kadis PUPR hanya beretorika belaka, sementara anggaran APBD Bursel setiap tahun untuk rehabilitasi, maka dari itu Kami dari GMNI pertegas untuk segera memanggil Dinas PUPR untuk mempertanggungjawabkan kinerjanya,” kata Latbual.

Sementara itu Sekertaris GMNI, Josias I Lesbatta, dalam orasi, meminta Bupati dan Wakil Bupati bersama DPRD Bursel, memanggil Kabag Pemerintahan Setda Bursel untuk mempertanyakan masalah batas wialayah administrasi Desa di 81 Desa di enam kecamatan di Kabupaten Bursel.
“Batas wilayah antara desa di enam kecamatan hingga kini tak kunjung diselesaikan,” katanya.

Setelah betorasi akhirnya Wakil Bupati Bursel, Gerson Eliaser Selsily bersedia menerima pendemo dengan menghadirkan Kadis PUPR, Mekior Soulissa, Kadis, Perhubungan, La Ode Adam Malik dan Kabag Pemerintahan Setda Bursel, Ridwan Nyio.
Dalam pertemuan bersama pendemo, Silsily berharap agar tiga pejabat tersebut memperbaiki dan menyelesaikan apa yang disampaikan GMNI.
“Saya berharap apa yang disampaikan GMNI bisa diselesaikan dengan baik,” kata Silsily. (AKi)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60