RS Khusus Paru Bakal Dibangun di Maluku

  • Whatsapp
banner 468x60

AMBON, MG.com – Maluku bakal punya Rumah Sakit Khusus Paru di calon lokasi Telaga Kodok, Kecamatan Leihitu. Hal ini disampaikan Kepala Balai Kesehatan Paru Masyarakat (BKPM) provinsi Maluku, Dony Rerung pada saat Coffee Morning bersama wartawan di aula BKPM, Kamis (17/6/2021).

Saat ini, lanjut dokter yang juga Juru Bicara Satgas Covid 19 Maluku ini, tahapan studi kelayakan dan Amdal sedang dilakukan, menggunakan APBD provinsi.  Jika lokasinya layak, akan dilakukan persiapan lainnya, termasuk penyediaan sumber daya manusianya.

Warga yang hendak berobat karena merasa bermasalah dengan kondisi paru-paru maupun jantung, dapat dilayani di BKPM. Kata Rerung, ada 71 tenaga kerja, termasuk honor. Terbanyak adalah perawat. Dokter ahli Paru masih satu orang, itupun hanya dikontrak. Sama seperti dokter spesialis Jantung yang juga masih dikontrak BKPM.

Menurutnya, layanan di BKPM hanya berobat jalan sehingga ada program kunjungan rutin ke rumah-rumah pasien yang menderita TBC untuk mengontrol penggunaan obat karena pengobatan penyakit ini dalam jangka panjang. Seringkali pasien merasa bosan untuk rutin minum obat yang mengakibatkan kembali kambuh.

Selain pengobatan Paru dan Jantung, kata Rerung, di BKPM, sejak didirikan tahun 1972, ada juga poliklinik Anak, poliklinik umum dan pelayanan penunjang seperti laboratorium darah & TB, rontgen, USG- digunakan selain untuk perut, juga untuk paru-paru. Rekam jantung, treadmill dan smokerlyzer, alat pemeriksaan kadar karbon monoksida (CO) melalui tiupan nafas (non-invasif) untuk membantu penilaian dan kontrol dampak akibat asap pada perokok aktif ataupun pasif. Bagi para profesional, Smokerlyzer bisa digunakan untuk menilai status level seorang perokok secara lebih kuantitatif dan menentukan tindakan/ terapi selanjutnya yang cocok bagi pasien. Bagi perokok bisa digunakan sebagai alat bantu visual agar dapat lebih mengerti kondisinya dan terdorong untuk berhenti atau setidaknya mengurangi konsumsi rokok. Dikatakan, gaya hidup merokok sangat berbahaya karena dapat menyebabkan gas beracun di paru-paru menumpuk.

“Ini untuk menilai kadar racun, gas bagi perokok. Jika teman-teman (wartawan) merasa paru-parunya kurang beres, datang saja ke sini. Kita punya ahli Paru untuk memantau, ada cairan atau tidak, ada tumor, tidak ?” jelasnya.

Selain itu, di BKPM juga ada Spirometri, alat untuk mengukur napas. Mengetahui berapa banyak udara di dalam paru-paru. Kapasitas paru-paru, kadar oksigen di paru-paru, apakah ada gangguan atau tidak.

“Ini biasanya untuk penderita, mendiagnosis berbagai penyakit pada sistem pernapasan, seperti asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), fibrosis paru, emfisema, dan bronkitis kronis, sulit bernafas saluran nafas yang menyempit,” urainya. (D2).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60