PIRU, MG.com – Kapolsek Piru, Iptu. Idris Mukadar didampingi Bhabinkamtibmas Desa Kaibobu K. Kakiay dan Kanit Binmas Polsek Piru, Bripka F. Laamena lakukan Safari Kamtibmas Mingguan di Gedung Gereja Nehemia Desa Kaibobu Kabuoaten Seram Bagian Barat, Minggu (31/01/2021).
Pada kesempatan tersebut, Mukadar memperkenalkan diri selaku Kapolsek Piru dan menyampaikan beberapa hal yakni, ada beberapa peristiwa yang terjadi dan ditangani Polres SBB yaitu, permasalahan antara masyarakat Desa Lumoli dan Dusun Translok.
“Kejadian tersebut tejadi karena minuman keras serra menggunakan knalpot resing pada kendaraan bermotor,sehingga menimbulkan kegaduahan yang berujung jatuhnya korban jiwa. Untuk itu mari kita hindari minuman keras agar kita terhindar dari berbagai masalah,” ajaknya kepada jemaat.
Kapolsek juga menyampaikan tentang penanganan kasus tindak pidana dan Laka Lantas yang terjadi sebagian besar akibat para pelaku dalam pengaruh minuman keras.
“Untuk itu mari kita sama-sama berperan baik kepolisian, pemerintah desa dan seluruh tokoh masyarakat, membina warga agar dapat mencegah segala bentuk kejahatan, kriminal sehingga tercipta suasana yang aman dan nyaman di tengah-tengah masyarakat,” katanya lagi.
Selain itu tambah Kapolsek, saat ini lagi marak kejadian tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur dan KDRT.
Kejadian tersebut terjadi disebabkan sebagian besar pelaku dipengaruhi minuman keras.
Intuk itu Kapolsek mengajak jemaat menjaga anak – anak dalam pergaulan serta meningkatkan pengawasan dan fungsi kontrol orang tua terhadap anak – anak.
“Seperti mengontrol anak pada waktu-waktu tertentu, mengontrol hp yang digunakan, pastikan tidak ada konten pornografi. Kita harus sungguh-sungguh menyikapai perubahan prilaku anak kita agar terhindar dari perbuatan yang merugikan dirinya dan orang lain,” kata Kapolsek mengingatkan..
Kapolsek berharap, semua pihak bergandeng tangan, bahu – membahu, menjalin hubungan antar orang basudara dalam menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Piry dan sekitarnya.
“Yang pertama dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan antar desa dan dusun, karena pihak kepolisian tidak bisa bekerja sendiri tanpa bantuan dari warga masyarakat dalam menjaga situasi Kamtibmas,” kata Mukadar.
Kapolsek juga berharap, kepada perangkat Desa Kaibobo dan tokoh masyarakat untuk berperan aktif dalam menyelesaikan setiap persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.
“Jika persoalan tersebut bisa diselesaikan secara kekeluargaan di tingkat desa tolong diselesaikan secara baik dengan melibatkan Bhabinkamtibmas serta Babinsa dan jika persoalan tersebut tidak bisa diselesaikan maka segera laporkan ke pihak Polsek Piru untuk menindaklanjuti persoalan tersebut,” katanya lagi.
Selanjutnya, Mukadar menyampaikan kepada Jemaat Kaibobo bahwa saat ini tidak ada ijin keramaian yang dikeluarkan pihak kepolisian. Untuk itu kegitan yang mengundang kerumunan orang banyak (pesta joget) untuk sementara ditiadakan.
Bukan itu saja, Kapolsek juga mengingatkan jemaat untuk tetap patuhi Protokol Kesehatan terkait dengan Pencegahan penularan Covid 19 agar terhindar dari penularan wabah penyakit itu.
“Jemaat juga ddiminta untuk tidak terpengaruh isu-isu atau berita hoax terkait vaksin Sinovac-Covid 19 oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. “Vaksin tersebut dijamin aman dan halal untuk digunakan, Kapolres Seram Bagian Barat, Kajati, Dandim persiapan Seram Barat dan unsur Muspida Kabupaten SBB telah divaksin dan kami semua akan melakukan vaksin tanpa terkecuali, demi menjaga kesehan/keselamatan diri kita dan keselamatan orang lain,” jelasnya. (Kos)









